Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 30-10-2008
  • 444 Kali

SMPN I Manding, Laksanakan SSN

News Room, Kamis ( 30/10 ) Sebagai salah satu Sekolah Standar Nasional (SSN) dari enam sekolah yang mendapat sertifikat tahun 2008 ini, SMP Negeri I Manding ini terus berupaya melakukan pembenahan-pembenahan, baik persiapan sekolah sendiri, para guru dan siswa dalam melaksanakan aktifitas proses belajar mengajar (KMB) setiap hari. Kepala Sekolah SMPN I Manding, H. Abdul Kadir Djaelani, S.Pd ketika ditemui News Room di kantornya mengungkapkan, hal yang paling penting untuk membangun sesuatu yang baik harus diawali oleh orang yang mau memperbaiki. Misalnya untuk memperbaiki moral siswa, maka moralitas guru juga harus baik dan menjadi tauladan bagi siswanya. ”Hal ini kita tekankan kepada semua guru disini, karena untuk memperbaiki siswa untuk memiliki kedisiplinan yang tinggi, maka guru juga harus disiplin terlebih dahulu dalam segala hal,”ujar H. Abdul Kadir. Misalnya dalam pelaksanaan KBM, guru harus rajin, pandai dan memiliki kemampuan dari semua aspek harus lebih dulu dimiliki guru sebelum diterapkan pada siswa. Namun menurut H. Abdul Kadir peran serta masyarakat, utamanya lingkungan keluarga juga harus sama-sama menunjang kepada hal yang positif. Sebenarnya penerapan kedisiplinan, utamanya kepada para guru yang berjumlah sebanyak 23 orang termasuk dirinya, menurut H. Abdul Kadir sudah dilakukan sejak dirinya menjabat Kasek dimana saja berada. Karena itu di SMP Negeri I Manding ini upaya yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir tidaklah sia-sia. Disamping setiap tahun jumlah siswa selalu bertambah, tingkat prestasi belajar, dan berbagai kegiatan sekolah sudah cukup menonjol. Karena itu pihaknya akan tetap menjaga dengan penerapan kepemimpinan yang baik. Salah satu penerapan yang dialakukan tegas H. Abd. Kadir, dengan adanya regulasi aturan yang harus dilaksanakan oleh semua pihak, baik guru maupun siswa. Misalnya untuk kebersihan sekolah, setiap hari setiap siswa harus mengambil 2 sampah. Misalnya dilanggar, ada denda membayar Rp. 1.000,00, kemudian jika Guru di denda Rp. 5.000,00 bahkan untuk Kasek sendiri Rp.100.000,00. Meski denda itu hampir tidak pernah terjadi karena tidak ada yang melanggar, tapi paling tidak kebiasaan dengan aturan itu akan membiasakan semua, baik guru maupun siswa memiliki tanggung jawab yang sama untuk kemajuan pendidikan khususnya di SMP Negeri I Manding ini. Untuk saat ini SMP Negeri I Manding sudah memiliki laboraturium IPA, untuk selanjutnya dimungkinkan akan ada penambahan laboraturium Bahasa dan Komputer, setelah nantinya mendapatkan alokasi program SSN dari Pusat. Namun yang jelas tegas H. Abd. Kadir pihaknya sudah siap secara mental melaksanakan kegiatan SSN, agar nantinya sekolahnya ini sejajar dengan sekolah pavorit lainnya di Sumenep. ( Ren, Esha )