News Room, Rabu ( 03/03 ) Pasca kedatangannya dari Singapura dan Malaysia, Kepala SMP Negeri 1 Sumenep, H. RB. Nurul Hamzah langsung menindak lanjuti hasil MoU (Memorandum of Understanding) School Sister yang ditanda tangani di kedua negara tetangga tersebut. Salah satu poin dari MoU tersebut ialah melakukan pertukaran guru antar Sekolah Berstandar Internasional (SBI) di Indonesia dan luar negeri. “Hari ini kami berangkatkan 2 orang guru dari SMP Negeri 1 Sumenep ke Singapura,†kata H. Nono panggilan akrab Nurul Hamzah pada wartawan, Rabu (04/03) siang. Menurut H. Nono, kurang lebih ada 4 MoU yang dibuat SMP Negeri 1 Sumenep dengan 4 lembaga pendidikan yang ada di Singapura dan Malaysia. Namun secara garis besarnya, isi keempat MoU tersebut sama. “Secara umum isinya sama, yakni melakukan pertukaran pelajar, pertukaran guru, pertukaran program dan pengembangan pendidikan dalam skala mikro maupun makro, termasuk juga tentang pertukaran kurikulum,†beber Wakil Ketua PGRI Kabupaten Sumenep ini. Mengenai implementasi isi MoU tersebut akan dilakukan sesuai kebutuhan. Saat ini pihaknya baru melaksanakan poin kedua yakni pertukaran guru. Sedangkan poin pertama mengenai pertukaran pelajar, menurut Ketua Dewan Pakar LSM Pendidikan Pornama ini masih akan dimusyawarahkan dengan para wali murid terlebih dulu. Diharapkan nantinya dari program pertukaran tersebut siswa bisa menggali banyak manfaat terutama mengenai sistem pembelajaran di kedua negara jiran itu. “InsyaAllah, bulan Agustus 2010 nanti startnya (pertukaran murid; red),"tambah H. Nono. Mengenai pertukaran program, yang salah satunya pertukaran kurikulum, pihaknya akan melakukan pengkajian secara mendalam. Mengingat indikator keberhasilan kurikulum di kedua negara itu, yakni outputnya sangat luar biasa. Kendati begitu, pihaknya tidak bermaksud mengganti kurikulum pendidikan yang sudah ada, melainkan sekadar melakukan komparasi sekaligus inovasi jika sudah memungkinkan nantinya. SMP Negeri 1 Sumenep merupakan salah satu dari 10 SMP berbasis SBI di provinsi Jatim yang mendapat undangan penandatanganan MoU School Sister di Singapura dan Malaysia. MoU tersebut merupakan nota kesepakatan dalam rangka menjalin hubungan kemitraan antara sekolah-sekolah berbasis SBI di Indonesia dengan sekolah-sekolah di negara lain melalui kegiatan yang bersifat simbiosis mutualisme. Diantaranya dengan lembaga pendidikan The Barclyne Business School dan Edward de Bono Training Pte Ltd di Singapura. ( Farhan,Gun )