News Room, Senin ( 24/08 ) Sejumlah lembaga pendidikan tingkat SMP memanfaatkan hari efektif fakultatif bulan Suci Ramadhan dengan berbagai kegiatan. Seperti yang dilakukan SMP Negeri I dan SMP Negeri 2 Sumenep membagi waktu hari efektif vakulatatif untuk tiga jenis kegiatan. Kepala SMP Negeri I Sumenep, Drs. H. Nurul Hamzah, M.Pd mengatakan, hari efektif vakultatif untuk 6 hari pertama mengarahkan pada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), dan 6 hari berikutnya untuk kegiatan Pondok Ramadhan, serta 6 hari terakhir untuk pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah. Pihaknya, untuk kegiatan Pondok Ramadhan, orentasinya untuk peningkatan ketaqwaan pada Allah SWT dengan bentuk kegiatan, seperti ceramah agama dan tadarus Al-Qur’an. â€ÂUntuk kegiatan ceramah agama tempatnya di mushalla, sedangkan tadarus lokasinya dimasing-masing kelas, dan diharapkan semua siswa bisa khatam Al-Qur’an selama 6 hari. Kita ingin semua siswa harus mengikuti kegiatan Pondok Ramadhan ini, agar nuansa Ramadhan dirasakan oleh siswa,’’tegasnya. Secara terpisah Kepala SMP Negeri 2 Sumenep, Drs. H. Ata’ur Rahman, M.Si mengungkapkan, 6 hari pertama kegiatannya berupa KBM, 6 hari selanjunya untuk Pondok Ramadhan, dan 6 hari terkahir hari efektif vakultatif mengarah pada kegiatan Cafe Ramadhan dan pembagian zakat fitrah. Yang menarik dari tiga kegiatan itu, yakni Cafe Ramadhan, sebab pada pelaksanaan Cafe Ramadhan tersebut, seluruh siswa berada di sekolah mulai siang hingga malam hari. â€ÂKegiatan Cafe Ramadhan ini dibagi menjadi 3 tahap, yakni 2 hari pertama kelas untuk 7, dan pada 2 hari kedua untuk kelas 8, sedangkan pada 2 hari terakhir untuk kelasa IX, dan bentuk kegiatannya di siang hari berupa diskusi, sedangkan malam harinya diisi dengan kegiatan hiburan yang Islami,â€Âtegasnya. H. Ata’ur Rahman menambahkan, untuk kegiatan Cafe Ramadhan pihaknya hanya menyediakan akomodasi siswa untuk makan saur, sementara untuk makanan buka puasa diserahkan pada masing-masing siswa. Sementara itu untuk kegiatan belajar mengajar, baik SMP Negrei I dan SMP Negeri 2 selama ramadhan mengurangi jam mata pelajaran dari hari biasa. ( Yasik, Esha )