Media Center Rabu ( 04/08 ) Serentak serbuan vaksinasi bagi siswa SMA/SMK di 38 kota/kabupaten, di Jawa Timur berlangsung, Rabu (04/08/2021). Di Kabupaten Sumenep sendiri pelaksanaannya diwakili oleh SMAN 1 dan SMKN 1 Kalianget.
Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Inf Nur Cholis, A.Md mendampingi Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, M.Pd.I meninjau kegiatan serbuan vaksinasi COVID-19 tahap I serentak terhadap siswa-siswi SMA/SMK se-Jatim tahap I di SMAN 1 dan SMKN 1 Kalianget Jalan By Pass Kertasada Desa Kalimo’ok Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Rabu (04/08/2021).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep Agus Mulyono, M.CH, Kasdim 0827/Sumenep Mayor Inf R. Hendro Prapto Mukti, Danramil 0827/02 Kalianget Kapten Inf Moch. Abidin, Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinkes Sumenep Kusmawati, Katim Vaksinator dari Poskes Kodim 0827/Sumenep dr. Fatimatul Insoniyahdari dan Kepala SMKN 1 Kalianget Ishak, S.Pd, MM serta siswa dan siswi SMAN 1 sebanyak 121 orang dan SMKN 1 Kalianget sebanyak 82 orang.
Dalam pantauannya Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis, A.Md mengatakan bahwa ini merupakan program dari Provinsi Jawa Timur, dalam sehari serentak di 38 Kota/Kabupaten.
“Saat ini serbuan vaksinasi diawali di SMAN 1 Sumenep dan SMKN 1 Kalianget yang diikuti sebanyak 203 siswa dan siswi,” ujarnya.
Dandim menuturkan, kegiatan serbuan vaksinasi ini tidak semua diikuti oleh siswa dan siswi SMAN 1 dan SMKN 1 Kalianget, karena ada sebagian siswa dan siswi yang sebelumnya sudah ikut vaksin di Puskesmas terdekat, kemudian ada beberapa siswa dan siswi yang belum memenuhi syarat untuk divaksin.
"Tidak semua siswa mengikuti serbuan vaksinasi saat ini, karena ada sebagian sudah divaksin dan ada sebagian yang belum memenuhi syarat untuk divaksin, dan nanti akan bergilir, tak hanya di SMAN 1 Sumenep dan SMKN 1 Kalianget saja. Semua SMK, SMA di Kabupaten Sumenep akan kebagian,” tandasnya.
Kegiatan vaksinasi dimulai pukul 08.00 hingga 11.20 WIB. Kegiatan tersebut tetap mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes) mulai dari tahap pendaftaran hingga tahap observasi. ( Dim/Ren,Fer )