Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-11-2011
  • 453 Kali

SMA Negeri 1 Sumenep Persiapkan Status SBI

News Room, Selasa ( 22/11 ) Untuk mencapai Sekolah Berstandar Internasional (SBI) dari status sebelumnya sebagai Rencana Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) SMAN 1 Sumenep, masih harus banyak melakukan usaha keras dalam berbagai persyaratan untuk ditentukan layak menjadi SBI. Salah satu upaya yang dilakukan sejak tahun 2010 yakni dengan melakukan perbaikan penilaian. Dari hasil penilaian sebelumnya yang masih mencapai nilai 700, bagaimana mencapai target untuk mencapai SBI nilai 1000. Sehingga harus memenuhi 300 poin lagi. Kepala Sekolah SMAN I Sumenep, Moh. Sadik, S.Pd. M.Pd mengungkapkan, pihaknya harus mempersiapkan betul-betul persyaratan untuk menuju SBI, agar dalam pelaksanaannya dapat dipertanggung jawabkan. “Yang kami persiapkan mulai prestasi yang harus dicapai oleh anak didik, sarana dan prasarana serta tenaga pengajar harus 35 persen berpendidikan S-2.”ujarnya. Ditambahkan, pihaknya bersyukur, setelah dilakukan analisa lembaganya sebenarnya sudah siap untuk dijadikan SBI, hanya saja baru terkendala dengan tenaga pengajar yang belum memenuhi syarat untuk menuju SBI. Dan dimungkinkan pada tahun 2012 nanti syarat tenaga pengajar akan terpenuhi, mengingat tenaga pengajar yang sudah menempuh S-2 akan lulus pada tahun tersebut. Dijelaskan, sekolah yang berdiri sejak tahun 50-an ini sudah melakukan perubahan-perubahan sesuai perkembangan pendidikan yang ada. Mulai dari sarana dan prasarana, kualitas pendidikan, tenaga pengajar hingga prestasi siswa. Terbukti sejak awal tahun 80-an SMAN 1 Sumenep terus melengkapi fasilitas penunjang pembelajaran dengan membangun Laboratorium Bahasa, Fisika, Kimia dan Biologi. Dan pada tahun 1990 menambah menambah ekstra kurikuler jurnalistik dengan adanya Majalah Sekolah Medika sebagai salah satu dari banyak ekstra kurikuler yang telah ada sebelumnya. Bahkan, sejak tahun 1994 SMAN 1 Sumenep telah memiliki Laboratorium Komputer yang terus mendapat pembaharuan baik dari segi fisik maupun non fisik dari segi materi pelajarannya hingga ada sarana Perpustakaan digital. Dan pada tahun 2006, SMAN 1 Sumenep mulai membangun laboratorium Sinematografi yang telah menghasilkan sejumlah film-film pendek dan dokumenter. “Mudah-mudahan upaya yang dilakukan secara bertahap sejak pendahulu hingga sekarang ini betul-betul bisa mencapai SBI,”pungkasnya. ( Ren, Esha )