Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-09-2021
  • 1389 Kali

Siswa SDN Pangarangan 3, Raih Juara 1 Story Telling Nasional 2021

Media Center, Senin ( 06/09 ) Siswa SDN Pangarangan 3 kembali meraih prestasi di tengah kondisi pandemi COVID-19. Sebab, para guru melaksanakan proses belajar difokuskan dengan potensi siswa sehingga bisa lebih mengeksplorasi bakat minatnya.

Selain itu, juga didukung dengan waktu luang siswa yang begitu luas ketika pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebelum pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, yang baru dilaksanakan di Kabupaten Sumenep.

Terbukti, Aruna Nathya Anindar, siswa kelas 5 SDN Pangarangan 3, sebelumnya meraih juara story telling tingkat nasional yang diselenggarakan Universitas Trunojoyo Madura (UNIRA), saat ini kembali meraih Juara 1 lomba story telling yang dilaksanakan Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA) Kemenlu RI.

Bahkan, Aruna kembali diundang Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI untuk menceritakan kembali secara virtual atas prestasi yang diraihnya tersebut pada hari ini, Senin (06/09/2021).

Didampingi gurunya Andi Lala, S.Pd.SD, saat berbincang melalui virtual bersama Kemenlu, Aruna panggilan kesehariannya mengaku sangat bersyukur dan menganggap prestasi juara 1 nasional yang diraihnya merupakan anugerah terindah dari Tuhan Yang Maha Esa dan amanah luar biasa. Karena, selain bangga menjadi peserta dan juara, juga bisa tampil dengan membawakan tema tentang Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

“Tentunya saya juga berharap ada event lain yang bisa menyuarakan kembali tentang independensi for Palestin,” tandasnya.

Aruna juga berharap, prestasinya tersebut menjadi inspirasi bagi siswa lainnya khususnya di Kabupaten Sumenep, jika kita bersungguh-sungguh dalam berusaha tentunya akan mencapai prestasi maksimal seperti halnya prestasi yang diraihnya saat ini.

Sementara Guru Kelas 5 SDN Pangarangan 3, Andi Lala, S.Pd.SD, mengaku bangga dan salut dengan prestasi yang diraih siswanya tersebut. Karena tidak hanya sekedar menjadi juara, tapi tema yang diangkatnya “Indonesiaku Pahlawan Dunia” sangat menarik. Ini merupakan keinginan dan rasa cinta siswanya terhadap Indonesia serta kepeduliannya kepada Palestina.

Guru Teladan yang juga Fasilitator Daerah (Fasda) Inovasi Kabupaten Sumenep ini, juga mengaku sangat dibutuhkan kreativitas dari para guru pembimbing dalam mengarahkan siswa, utamanya dalam berkreativitas selama masa pandemi, sehingga banyak cara yang dilakukan baik itu secara daring maupan luring.

“Syukurlah, meskipun di masa pandemi, siswa kami tetap bisa mengapresiasi kreativitasnya dan terbukti mampu menghasilkan prestasi hingga nasional,” ungkap Andi, panggilan akrab guru murah senyum ini yang senantiasa telaten mendampingi Aruna.

Sementara Kepala SDN Pangarangan 3, Zainal, S.Pd, mengakui jika pihaknya tidak ada alasan untuk tidak mendukung guru dan siswa yang produktif di masa pandemi. Karena, sangat diperlukan kreativitas agar siswa dan orang tua tidak menyalahkan situasi dan kondisi yang sedang terjadi saat ini.

“Tentunya dengan potensi yang dimiliki para guru diharapkan tetap kreatif di masa pandemi, sebagai tantangan bukan halangan, sehingga akan timbul kreativitas untuk meningkatkan potensi siswa yang selama ini mungkin terpendam,” tandasnya.

Sementara itu, prestasi terbaru siswanya, yakni dua siswanya masuk 50 besar lomba video kreativitas yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek RI) dengan tema “Rayakan Merdekamu”.

Selanjutnya pada seleksi Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten Sumenep beberapa anak meraih prestasi, seperti juara 2 menyanyi  tunggal, juara 1 kriya anyam dan juara 1 lomba gambar bercerita. Termasuk prestasi lainnya yang diraih siswanya, juara 1 baca puisi inspiratif 2021 dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional yang diselenggarakan penerbit Erlangga. ( Ren,  Fer )