News Room, Kamis ( 12/05 ) Sebanyak 162 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) tidak mengikuti Ujian Nasional (Unas) SD sederajat 2011. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. Achmad Shadik, M.Si, Kamis (12/05) mengatakan, data sementara yang tercacat dinas pendidikan Kabupaten Sumenep, angka siswa SD sederajat yang tidak mengikuti ujian nasional SD sederajat sebanyak 162 siswa. Penyebab 162 siswa yang tidak mengikuti Unas tersebut bermacam-macam alasan, diantaranya kawin, meninggal dunia, berhenti, dan mutasi sekolah keluar daerah. ”Data sementara untuk siswa yang tidak ikut Unas SD sederajat dengan alasan keterangan kawin sebanyak 11 siswa, meninggal dunia sebanyak 4 siswa, mondok di pondok pesantren sebanyak 5 siswa, dan berhenti serta mutasi pindah keluar daerah sebanyak 142 siswa, sehingga sebanyak 162 siswa tersebut dipastikan tidak lulus ujian, sebab mereka tidak mengikuti ujian,”tegasnya. H. Achmad Shadik menyatakan, pihaknya berencana untuk melakukan evaluasi terhadap siswa yang tidak mengikuti Unas tersebut, itu dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab 162 siswa yang tidak mengikuti ujian. Namun yang jelas, pihaknya sangat bangga dengan angka kehadiran siswa SD sederajat yang mengikuti Unas, sebab dari jumlah peserta SD/MI sebanyak 18.015 siswa yang tidak mengikuti ujian sebanyak 162 siswa. ”Alhamdulillah, ternyata siswa yang tidak mengikuti Unas SD sederajat sangat sedikit, hanya 162 siswa dari total peserta ujian sebanyak 18.015 siswa,”ungkapnya. Sementara itu, jumlah peserta Unas sebanyak 18.015 siswa, dengan rincian, peserta Unas SD sebanyak 11.423 siswa, dan MI sebanyak 6.592 siswa. Dan pelaksanaan Unas SD sederajat pada tanggal 10 hingga 12 Mei 2011. ( Yasik, Esha )