Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-06-2008
  • 582 Kali

Siswa MA Lulus 99 Persen, Dan Peringkat Di Jawa Timur

News Room, Senin ( 16/06 ) Keberhasilan siswa Madrasah Aliyah (MA) yang ada di Kabupaten Sumenep rupanya dapat dibanggakan, pasalnya, dalam Ujian Nasional (Unas) tahun 2008 ini disamping kelulusannya lebih 99 persen, ternyata nilainya juga masuk peringkat di lingkungan Departemen Agama Propinsi Jatim. Menurut Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Sumenep, Drs. H. Imron Rosyidi, MH pihaknya sangat puas dan bangga dengan hasil Unas yang diperoleh siswa MA yang ada di Sumenep. Dan itu menunjukkan kerja keras para pengajar dan siswa sendiri dalam mempersiapkan Unas itu benar-benar maksimal dan membuahkan hasil. H. Imron Rosyidi menjelaskan, jika pada tahun 2007 lalu, kelulusan siswa Madrasah Aliyah mencapai 98,01 persen dari jumlah peserta Unas sebanyak 2.562 siswa, yang lulus sebanyak 2.518 siswa, sedangkan yang tidak lulus sebanyak 48 siswa (1,09 persen). Pada tahun 2008 ini rupanya baik secara jumlah kelulusan dan nilainya naik signifikan. Dari 3.020 siswa yang mengikui Unas yang lulus 2.999 siswa, berarti mencapai 99,03 persen, sedangkan yang tidak lulus hanya 21 siswa, atau sekitar 0,7 persen. Tidak hanya itu, yang membanggakan juga menurut H. Imron Rosyidi, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep pada 3 mata pelajaran mendapat prestasi di tingkat Jatim, diantaranya mata pelajaran IPA sebagai peringkat 2, IPS peringkat 3, dan Bahasa peringkat 4. Berkat prestasi yang diraih tersebut, H. Imron Rosyidi mengaku akan memberikan penghargaan khusus kepada siswa maupun sekolahnya, agar bisa dijadikan penyemangat di kemudian hari. Keberhasilan tersebut juga merupakan upaya dari semua pihak termasuk guru dan siswa sendiri. Yakni dengan adanya standart nilai yang naik mengakibatkan guru dan siswa sejak jauh hari pelaksanaan Unas sudah dilakukan Bimbingan Khusus (Binsus}, Try Out dan berbagai kesiapan lainnya. Bahkan ketika keberhasilan itu mereka raih, tetap dihimbau agar siswa tidak melakukan corat-coret baju dan sebagainya, namun diminta untuk sujud syukur, agar apa yang diraih menjadikan sebuah kebaikan bagi diri, bangsa dan agamanya kelak. ( Ren, Esha )