Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-09-2015
  • 430 Kali

Siswa 15 Orang Dapat Bantuan DAK Sekaligus APBN

News Room, Selasa ( 15/09 ) Institut Penindakan Kriminal dan Korupsi Madura (IPK2M) menemukan sejumlah kejanggalan dalam proyek bantuan DAK (Dana Alokasi Khusus) dan bantuan APBN pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sera Timur Kecamatan Bluto.

Pasalnya, profil sekolah tidak memenuhi syarat untuk memperoleh bantuan tersebut. "Muridnya hanya 15 orang. Padahal minimal harus memiliki jumlah murid 120 orang,"kata Imam Hidayat, Ketua IPK2M, pada News Room.

Menurut Imam, sekolah tersebut mendapat bantuan DAK tahun anggaran 2013 dengan kisaran Rp. 186 juta yang dikerjakan pada tahun 2014

Selain itu, tahun ini SDN Sera Timur kembali dapat bantuan dari APBN kategori rehab berat. "Kisaran rehab berat Rp. 279 juta,"tambah Imam.

Yang menjadi permasalahan lain ialah, menurut Imam seharusnya konstruksi atas dalam rehab tersebut harus diganti semua. Namun, dalam pantauan lembaganya, sebagian besar kayu atas bekas tetap dipakai. "Padahal di SPJ itu harus ditulis baru,"ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi ke Kepala SDN Sera Timur, Sudirman, alasan tetap dipakainya kayu bekas itu karena masih bagus. Sementara mengenai proses mendapatkan bantuan tersebut dirinya mengaku tidak tahu alias tidak mengusulkan ke atasannya. "Saya tiba-tiba dihubungi oleh Dinas Pendidikan kalau dapat bantuan,"kilahnya.

Terpisah, Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Bluto, Sri Idariyaningsih, membantah pernyataan Sudirman.

Menurutnya, setiap bantuan dari pemerintah semisal DAK dan bantuan langsung dari pusat itu harus telah melalui usulan. "Semuanya diusulkan,"tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Drs. H. Achmad Shadik, M.Si maupun Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas), Drs. Fajarisman hingga berita ini diturunkan masih belum bisa ditemui untuk dimintai keterangannya. ( Farhan, Esha )