Media Center, Senin ( 03/02 ) Perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menangani masalah genangan air, khususnya di wilayah perkotaan membuahkan hasil. Melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman (PRKP) dan Cipta Karya, serta Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (SDA) bersinergi melakukan normalisasi saluran pembuangan air.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep, Ir. Mohammad Jakfar, MM mengungkapkan, instansinya telah melakukan berbagai langkah antisipasi, baik jangka pendek maupun jangka panjang dalam menangani genangan air di kawasan perkotaan Sumenep yang menjadi fenomena tahunan saat musim penghujan.
“Upaya kami dalam jangka pendek, dengan mengefektifkan Satuan Tugas (Satgas) Pematusan yang setiap hari melakukan pembersihan saluran air di selokan-selokan dari tumpukan sampah dan sedimen,” ungkap Jakfar, Senin (03/01/2020).
Menurutnya, selain dilakukan pengalihan aliran air di sejumlah kawasan perkotaan, maka masyarakat juga diimbau untuk bersikap bijak, dengan memperbesar saluran air.
Sementara itu, Kabid Irigasi Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Sumenep, Dedi Falahudin mengatakan, genangan air dan banjir memang menjadi masalah masyarakat, sehingga instansinya melakukan normalisasi Kali Anjuk dan Kali Patrian untuk memecah pembuangan air supaya tidak tertumpu ke Kali Marengan.
“Kami harapkan masyarakat tidak membuang sampah sembarang dan bangunan liar dekat sungai, agar sungai mudah dibersihkan,” tandasnya.
Diakui Dedi, jika genangan air selama musim penghujan di wilayah perkotaan selalu terjadi di beberapa titik, di antaranya di kawasan perumahan Bumi Sumekar Asri (BSA), Pesona Satelit, Desa Pandian, Jalan Setiabudi dan Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kota Sumenep.
Sementara itu, dalam beberapa hari terakhir berdasarkan pemantauan yang dilakukan melalui Closed Circuit Television (CCTV) yang disediakan Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Komuniksi dan Informatika pada beberapa titik ruas jalan, seperti halnya di Kali Marengan, pintu gerbang Kantor Bupati dan di selokan depan Gedung KORPRI sudah tidak mengalami luapan air, seperti hari-hari sebelumnya. ( Ren, Esha )