Media Center, Rabu ( 31/10 ) Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ke-749, nampaknya kurang diminati anggota DPRD setempat. Itu dibuktikan dengan tingkat kehadiran wakil rakyat ini hanya 24 dari 50 anggota DPRD Sumenep.
Sesuai daftar hadir pada sidang paripurna istimewa tersebut, anggota wakil rakyat yang ada di Kantor DPRD di Jalan Trunojoyo itu, secara total ada 50 orang. Namun, baru 24 orang yang menghadiri sidang, dan 4 orang dengan keterangan ijin.
Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Hamid Ali Munir menyampaikan rasa prihatinnya atas kehadiran anggota wakil rakyat itu. Hamid juga menyayangkan terhadap anggota DPRD itu di tengah antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam menyambut Hari Jadi Kabupaten Sumenep tidak dibarengi dengan antusiasme anggota DPRD yang notabeni respresentasi dari masyarakat itu sendiri.
"Sangat miris, antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Sumenep, sedangkan antusiasme anggota DPRD sendiri tidak sama seperti mereka," katanya, Rabu (31/10).
Terpisah, Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si ketika selesai sidang mengatakan, bahwa tingkat kehadiran anggota DPRD dalam sidang paripurna tidak hanya terjadi saat ini saja, tapi memang sudah menjadi kebiasaan.
"Itu kan tidak hanya terjadi sekarang, sidang-sidang paripurna sebelumnya pun kan sering terjadi seperti itu," terangnya.
Bupati Busyro lantas membandingkan periode kepemimpinannya dengan saat ini, yang dinilai lebih baik dan dapat memberikan pandangan kepada rakyat untuk memilih anggota legislatif di periode berikutnya.
"Kalau saya dulu, sebulan itu ada berapa kali sidang, nah kita ekspos tingkat kehadiran, jadi rakyat tahu kalau wakilnya itu aktif atau tidak," tukasnya. ( Nita, Fer )