News Room, Sabtu ( 08/03 ) Ketua PW NU Jawa Timur, Dr. KH. Ali Maschan Moesa, Sabtu (08/03) di Sumenep menyatakan kesiapannya untuk maju ke pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Jatim 2008. Tak hanya siap. Ali Maschan juga optimis bisa menang dalam Pilgub. “Insya-Allah. Deklarasi saya maju bersama Pak Soenarjo (Ketua DPD Partai Golkar Jatim) nanti pada 23 Maret,†katanya lugas. Keinginannya maju ke Pilgub, lanjutnya, dilandasi untuk kepentingan agama. Artinya, orang Islam mencari kekuasaan harus untuk agama, bukan agama untuk kepentingan kekuasaan. “Power itu untuk agama, yang penting kan itu saja. Untuk kepentingan itu bisa saja lewat ekonomi; pendidikan, maupun politik. Yang penting jangan dibalik, agama untuk politik,†katanya. Ali mengaku dirinya diminta mundur terlebih dahulu dari jabatannya sebagai pimpinan NU Jatim, jika maju ke Pilgub. Bahkan, desakan mundur itu sudah diungkapkan beberapa kali oleh pengurus NU Jatim. “Mundur itu urusan teknis. Kalau sudah tiba waktunya, saya tentunya akan ambil keputusan. Urusan teknis, ya teknis. Tunggu saja,†katanya sambil tersenyum. Alasan maju ke Pilgub ? Ali Maschan Musa mengungkapkan, kesiapan maju ke Pilgub bersama Dr. H. Soenarjo adalah hasil istikharah keluarga besarnya dan para kiai NU Jatim. Lalu, hasil survei juga menyatakan Soenarjo bersama dirinya lebih unggul. “Kalau kita maju ke ranah politik kan harus diperhitungkan besar dan kecilnya peluang untuk menang. Insya-Allah, saya optimis,†tegasnya. Awalnya, keinginannya maju ke Pilgub melalui pintu PKB sebagai Calon Gubernur (Cagub). Tapi, PKB ternyata sudah mantap mengantarkan seseorang (Dr. Ahmady) sebagai Cagubnya. “Sehingga, para kiai yang mendukung saya bilang, lebih baik maju sebagai L-2 (Calon Wakil Gubernur) dengan seseorang yang peluangnya (menang) lebih besar,†katanya. Ali menjelaskan, seseorang sebelum maju ke ranah politik harus punya kalkulasi politiknya. Hasil kalkulasi politik yang dilakukannya bersama para kiai yang mendukungnya, ternyata mengarah pada Soenarjo. “Tapi, salah satu hal yang penting adalah hasil istikharah. Saya optimis. Itu kan tergantung juga pada dukungan anda,†katanya sambil tertawa pada sejumlah wartawan. Kedatangan Ali Maschan Moesa ke Sumenep tepatnya di Sekretariat PC NU, dalam rangka bedah bukunya : Nasionalime Kiai, yang dilaksanakan Foksika PMII. Sehingga, Ketua PC NU Sumenep, Drs. KH. Abdullah Cholil, M.Hum langsung menyatakan, kehadiran Ali Maschan Moesa bukan atas undangan NU. “Tolong, kegiatan ini jangan sampai dipolitisir. Pak Ali datang untuk bedah buku,†katanya lugas. Setelah bedah buku di lantai II, ternyata sejumlah pengurus NU Sumenep yang hadir melakukan pertemuan dengan Ali Maschan Musa di ruangan Sekretariat NU di lantai dasar. Pertemuan sekitar 20 menit itu tertutup dan dihadiri oleh KH. Abdullah Cholil, KH. Taufiqurrahman, FM, KH. Aminuddin Djazuli, Drs. H. Hasan Basri, M.Si semuanya pengurus NU Sumenep. Ali Maschan Moesa yang keluar kali pertama dari pertemuan tertutup itu langsung menuju mobilnya dan berpamitan. Sehingga, ketika dikonfirmasi tentang materi pertemuan tersebut pada KH. Abdullah Chalil. “Dalam pertemuan tadi (kemarin, Red), kita menyatakan eman jika Pak Ali Maschan maju ke Pilgub. Tapi, Pak Ali tetap menyatakan maju berdasarkan istikharah dan sebagainya,†katanya. ( Yat, Esha )