Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-08-2008
  • 553 Kali

Setelah 7 Hari, Pencarian 2 Korban PM. Joko Kodok Dihentikan

News Room, Senin ( 11/08 ) Tidak kunjung ditemukannya 2 korban hilang Perahu Motor (PM) Joko Kodok yang ditelan ombak di perairan Bangkau, Senin (04/08) lalu, yakni Syukur (50) dan Misrawan (37), keduanya warga Pulau/Dusun Saebus Desa/Kecamatan Sapeken, membuat aparat kepolisian harus bersikap tegas dengan menghentikan proses pencarian tersebut. Dihentikannya pencarian terhadap 2 korban hilang itu, bukanlah sikap putus asa dari aparat kepolisian, melainkan itu sudah sesuai target. Sebab, pencarian korban hilang tersebut sudah mencapai 7 hari. “Makanya secara resmi, kami hentikan pencarian,"kata Kapolres Sumenep, AKBP Drs. Darmawan. Pencarian bagi 2 korban hilang tersebut, sebenarnya masih dilakukan. Hanya saja, dari pihak keluarga besar warga Saebus, Desa Sapeken, dengan menyisir disejumlah pulau, baik diwilayah Pulau Kangean, Sapanjang dan Pagerungan. Para korban hilang ini terjadi Senin lalu, (04/08) saat akan mengikuti pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sapeken. Namun, ditengah perjalanan laut sekitar pukul 09.15 WIB, PM. Joko Kodok yang berpenumpang 21 orang dan dinakhodai Mardano (42) warga setempat dihantam ombak setinggi 2 meter. Lalu, hilang keseimbangan hingga akhirnya mesin PM Joko Kodok tersebut mati dan tenggelam seketika. Dalam peristiwa tersebut tercatat 3 orang yang dinyatakan tewas, yakni Sariyatin (25), Moh. Rais (43), dan Sukawati (9), semuanya warga Dusun Saebus Desa/Kecamatan Sapeken. ( Nita, Esha )