News Room, Senin ( 30/07 ) Uji Kompetensi Guru (UKG) on line bagi 3.063 peserta mulai tingkat TK, SD, SMP hingga SMA/SMK, yang dilaksanakan secara bertahap mulai Senin (30/07) ini, terancam gagal. Karena, tahap pertama pelaksanaan UKG SMP tidak berhasil, akibat server ngadat dan tidak bisa dibuka, sehingga ratusan guru peserta UKG tidak bisa mengikuti ujian. Menurut salah seorang pengawas, Drs. Nanang Pangayoman, gangguan pada server sudah terjadi sejak awal, saat panitia akan registrasi online nama peserta. “Waktu login awal sudah tidak connect. Kayaknya kendala ada di server pusat. Karena ini sifatnya online terpusat, maka ketika server di pusat ngadat, maka seluruh Indonesia juga tidak bisa login,”katanya. Tahapan UKG ini, kata Nanang, melalui login, setelah berhasil dan para peserta melakukan registrasi secara online, berikutnya latihan pengerjaan soal. Setelah tahapan tersebut selesai, maka peserta akan mulai mengerjakan soal ujian yang sebenarnya dengan waktu 2 jam. “Tapi ini karena sejak awal login sudah tidak bisa, ya tahapan berikutnya juga tidak bisa dilakukan,"ujarnya. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Ahmad Masuni, SE, MM mengatakan, permasalahan ini karena kendala teknis dari pusat, maka pihaknya harus menunggu petunjuk dari pusat untuk penyelesaian persoalan tersebut. “Ini kan dilaksanakan serentak se Indonesia. Nah, kalau banyak yang menggunakan biasanya server sering ngadat. Kami tidak bisa membuat keputusan sendiri, karena ini kan kebijakan pusat. Kendala teknisnya juga dari pusat. Jadi kami harus menunggu petunjuk dari pusat,”terangnya. Ke 3.063 peserta UKG itu, terdiri dari 555 guru SMP, 343 guru SMA/SMK, dan 2.165 merupakan guru TK/SD/SDLB. Pelaksanaan UKG ini, dilaksanakan secara bertahap mulai tanggal 30 Juli hingga 10 Agustus 2012. ( Nita, Esha )