News Room, Senin ( 16/06 ) Seiring dengan ditetapkannya Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubenur Jawa Timur pada tanggal 23 Juli 2008, Pemerintah Kabupaten menyerukan kandidat dan Tim Sukses untuk menciptakan suasana yang kondusif ditengah-tengah masyarakat. Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch. Dahlan, MM mengatakan, Pemerintah Kabupaten inginkan pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur berlangsung demokratis dan tidak muncul persoalan yang bisa menyebabkan perpecahan antar pendukung. Untuk itu agar kondisi masyarakat tetap kondusif, Calon Gubenur dan Wakil Gubernur serta masing-masing Tim Sukses, dalam berkampaye politik tidak memancing emosi pendukungnya, dengan melontarkan pernyataan yang saling menyudutkan dan menjelek-jelekkan lawan politiknya. Wakil Bupati menyatakan, masyarakat pada setiap pelaksanaan pemilihan, baik pemilihan Presiden, Gubernur, Bupati, Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Desa, harus bersikap dewasa dan bijaksana, sehingga tidak mudah terpancing pada suasana politik kekerasan yang ujung-ujungnya menyebabkan perpecahan. Secara terpisah Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, H. Fen A. Effendy Said, SE, M.Si, MM mengungkapkan, dalam pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, masyarakat tidak mempengaruhi bahkan mengajak Pegawai Negeri Sipil (PNS) terjerumus sebagai Tim Sukses. Sesuai dengan aturan apapun, PNS harus bersikap netral dan dilarang terlibat sebagai Tim Sukses. Sekretaris Daerah menambahkan, masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya tidak terpengaruh oleh pihak lain dengan politik uang, namun mempergunakan hak pilihnya sesuai hati nurani masing-masing. ( Yasik, Esha )