Media Center, Senin ( 18/02 ) Mobil keliling perpustakaan dan perlengkapan multimedia sebagai wadah untuk memenuhi kebutuhan buku bacaan, dalam upaya peningkatan minat dan budaya baca masyarakat.
Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, pihak terkait harus mampu mengelola serta memanfaatkan mobil Perpustakaan Keliling (Pusling) dan perlengkapan multimedia dengan maksimal.
Itu dilakukan guna mendongkrak minat baca masyarakat, sehingga mobil perpustakaan keliling itu harus mewarnai penyediaan buku bacaan yang menjadi kebutuhan masyarakat, bahkan dalam operasionalnya diharapkan bisa menyentuh semua masyarakat di pedesaan.
“Saya berharap mobil itu meningkatkan pelayanan terutama jangkauan pelayanan tidak hanya sekedar siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP) saja, namun harus melayani masyarakat lainnya baik pondok pesantren dan organisasi masyarakat di pelosok desa.” tegas Bupati pada Penyerahan Mobil Perpustakaan Keliling di halaman Kantor Bupati Sumenep, Senin (18/02/2019).
Bupati menyampaikan, manakala buku bacaan tersedia dengan maksimal dampaknya positif bagi Sumber Daya Masyarakat (SDM), apalagi saat ini ada masyarakat Sumenep yang karya tulisannya mendapatkan apresiasi tingkat nasional.
“Masyarakat Sumenep baik itu budayawan, pelajar dan mahasiswa karya tulisannya diapresiasi di tingkat nasional, jadi kalau buku bacaan tersedia bervariasi tentu semakin banyak masyarakat berkarya melalui tulisannya.” imbuh suami Nurfitriana ini.
Penyerahan mobil perpustakaan keliling yang dilengkapi fasilitas multimedia dilakukan oleh Bupati Sumenep kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Ferdiansyah Tetrajaya, SH, dan setelah menyerahkan mobil itu, Bupati bersama Sekretaris Daerah, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si meninjau mobil tersebut.
Mobil perpustakaan keliling dan perlengkapan multimedia itu merupakan bantuan dari Perpustakaan Nasional tahun 2018 kepada pemerintah daerah Kabupaten Sumenep.
Bupati berharap, agar masyarakat terutama pelajar memanfaatkan mobil perpustakaan keliling untuk meningkatkan pengetahuan, sebab mobil itu melayani masyarakat dengan mendatangi tempat aktivitas masyarakat.
“Membaca buku tidak ada batasan umur guna menambah literasi, karena itu masyarakat memanfaatkan mobil perpustakaan keliling sebaik-baiknya.” tandas Bupati dua periode ini.
Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Ferdiansyah Tetrajaya, SH mengungkapkan, mobil perpustakaan keliling itu memudahkan masyarakat terutama yang ada di pedesaan untuk mendapatkan buku bacaan, sebab pelayanan perpustakaan dekat dengan masyarakat.
“Dengan adanya mobil perpustakaan keliling itu pelayanan perpustakaan daerah semakin luas jelajah jangkauan desa di kecamatan daratan, sebab saat ini, kami memiliki dua unit mobil Pusling. Pelayanan di tahun 2018 menggunakan satu unit mobil keliling dengan mengunjungi 95 tempat.” terangnya.
Ia menambahkan, masyarakat melalui mobil perpustakaan keliling tidak perlu mendatangi instansinya manakala membutuhkan buku bacaan, mengingat pihaknya yang mengunjungi masyarakat di desanya.
“Mobil yang baru mampu menampung 1.200 buku dengan 600 judul buku, juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung seperti TV LED, tablet android, modem, komputer, dan layar.” pungkasnya.
Perlu diketahui data kunjungan perputakaan dan kearsipan tahun 2018 yaitu sebanyak 29.162 orang dengan rata-rata perbulan 2.340 orang, rinciannya mahasiswa 44,3 persen, umum 16,9 persen, SMA 13.8 persen, SD 13,2 persen, SMP 9,6 persen dan pra sekolah 2,1 persen. Sedangkan jumlah buku koleksi sebanyak 70.980 eksemplar dengan 23.459 judul buku. ( Yasik, Fer )