Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-06-2010
  • 477 Kali

Sepekan Diguyur Hujan, Pulau Masalembu Tergenang Air

News Room, Jum’at ( 18/06 ) Puluhan rumah panggung di Dusun Baru, Kampung Bugis, Desa Masalima, Kecamatan/Pulau Masalembu, tergenang banjir, akibat hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama sepekan terakhir ini. Salah seorang anggota DPRD Sumenep asal Masalembu, Darul Hasyim mengatakan, hingga Jum’at (18/06) ini, puluhan rumah panggung adat bugis tersebut tergenang air, karena debit air mencapai 70 centimeter atau setinggi lutut orang dewasa dari permukaan tanah. “Ini bukan sebuah issue, tapi saya sendiri yang melihat langsung peristiwa itu, yang terjadi di sebuah kampung padat penduduk dan dihuni suku Bugis tersebut,”kata Darul, pada wartawan di kantor DPRD Sumenep, Jum’at (18/06). Darul menjelaskan, jika hujan terus melanda wilayah Masalembu, dipastikan pulau Masalembu akan tenggelam dan penduduk yang mencapai ribuan jiwa itu harus diungsikan. “Sesuai keterangan dari korban banjir selaku masyarakat setempat, ketika kami melakukan pembicaraan, diduga banjir terjadi karena gorong-gorong yang konstruksinya tidak beres. Dalam sejarah, kepulauan Sumenep tidak ada banjir demikian besar,”terangnya. Dengan adanya banjir itu, kata Darul, aktifitas warga Desa Masalima lumpuh total. Bahkan, aliran listrik juga padam. Ungkapan serupa juga dilontarkan Kepala Desa Masalima, Masalembu, Agusdiyanto. “Debit air sampai sekarang masih cukup tinggi. Dan untuk pergi kewilayah ibukota Kecamatan di Masalembu sangat sulit. Sepanjang jalan di Masalima masih digenangi air, sehingga tidak bisa dilewati roda dua maupun roda empat,”ujarnya. Agus berharap, situasi secepatnya diatasi oleh pihak terkait, supaya roda perekonomian di Masalima kembali normal. “Kondisi di Desa Masalima, Kecamatan/Pulau Masalembu, memang butuh penanganan cepat. Peristiwa ini diperkirakan karena kurang baiknya saluran irigasi yang menuju laut,”ungkapnya penuh harap. ( Nita, Esha )