News Room, Kamis ( 12/01 ) Sebuah kapal pengangkut sembilan bahan pokok (sembako) ke kepulauan Sumenep, KM Rahmawati, Kamis (12/01) pagi, separoh badannya karam di pelabuhan Kalianget. Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Namun, barang muatan tidak sempat diselamatkan semuanya, sehingga kerugian ditaksir mencapai puluhan jutaan rupiah. Kasatpol Air Polres Sumenep, Iptu M. Fadelan menjelaskan, belum diketahui penyebab karamnya kapal tersebut, dimungkinkan kapal tersebut tersangkut karang, sehingga kandas. “Akibat dihantam gelombang, separoh badan kapal karam. Tidak sampai tenggelam semua, hanya miring hingga 90 derajad,”kata Fadelan, dipelabuhan Kalianget, Sumenep, Kamis (12/01). Untuk mengetahui penyebab karamnya separoh badan KM Rahmawati itu, kata Fadelan, pihaknya memeriksa Nahkoda dan Anak Buah Kapal (ABK) tersebut. “Pemeriksaan terhadap Nahkoda dan ABK KM Rahmawati masih berlangsung. Dan, sebagian anggota menjaga dilokasi kejadian sambil berusaha menyelamatkan kapal itu,”ungkapnya. Namun, hingga Kamis (12/01) siang, pukul 13.30 Wib, separoh badan KM Rahmawati masih karam. Penyelamatan terus dilakukan oleh petugas Satpolair Kalianget, bersama ABK. Sejak Jumat (06/01) malam hingga Kamis (12/01) ini, aktivitas pelayaran diperairan Sumenep sementara waktu dihentikan, karena cuaca ekstrem. Berdasarkan pemberitahuan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) maritim Perak, Surabaya, tinggi gelombang mencapai 4 meter. ( Nita, Esha )