Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-02-2013
  • 743 Kali

Sepakbola, Perekat Solidaritas Dan Nasionalisme

News Room, Senin ( 18/02 ) Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI-POLRI Cabang 1327 Sumenep, yang telah mempersiapkan acara ini dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan rangkaian kejuaraan sepakbola pelajar tahun 2013 ini, berjalan dengan aman, lancar dan tentunya juga semarak, sehingga bisa mencari atlet-atlet berkualitas, sekaligus sebagai sarana hiburan bagi masyarakat Sumenep. Sepak bola telah berkembang menjadi cabang olahraga yang paling populer di dunia. Hal itu juga terjadi di Indonesia, dimana sepakbola telah menjadi olahraga yang paling digemari di semua lapisan masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Plt. Asisten Pembangunan dan Ekonomi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Saiful Bahri, M.Si pada pembukaan Pertandingan Sepak Bola tingkat SLTA dan SLTP Kabupaten Sumenep 2013, di Satadiun A. Yani Pangligur Sumenep, Minggu sore (17/02). Menurutnya, pertandingan sepakbola yang dilaksanakan Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan Dan Putra-putri TNI-Polri (FKPPI) Cabang 1327 Sumenep ini, tidak hanya sekedar pertunjukan keahlian mengolah si kulit bundar, tapi lebih dari itu, sepakbola telah menjadi perekat solidaritas dan nasionalisme. “Sepakbola juga telah menjadi sarana yang mampu meningkatkan identitas sebuah bangsa atau daerah,”ujarnya. Untuk itu, momentum yang sangat baik tersebut dapat diambil manfaatnya. Dan diharapkan Kabupaten Sumenep di suatu saat nanti, bisa menjadi Kabupaten yang tidak dipandang sebelah mata oleh daerah lain. Ditambahkan, perkembangan sepakbola telah makin maju dan berkembang pesat. Misalnya dengan masuknya Madura United yang berlaga di Indonesian Super League (ISL) serta ada juga Persebo Sumekar serta Perssu Sumenep. “Kami harapkan kalian punya kualitas yang tidak berbeda dengan atlet-atlet sepakbola lainnya di daerah lain. Mereka menjadi sukses karena mereka punya kemauan yang begitu kuat untuk menjadi maju,”tambahnya dihadapan para tim kesebelasan sepak bola SLTA dan SLTP se Kabupaten Sumenep ini. Disamping itu, kepada para suporter dan penonton diharapkan dukungan yang lebih meriah dan semarak. Tapi jangan lupakan semangat olahraga, yakni persahabatan dan prestasi, sehingga jangan sampai anarkis kalau timnya kalah, atau jangan terlalu senang kalau timnya menang. ( Ren, Esha )