News Room, Senin ( 14/04 ) Salah satu siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berinisial AFH, mengikuti Ujian Nasional (Unas) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas 2 b setempat. Kepala Rutan Sumenep, Mohammad Kafi menjelaskan, pengawasan terhadap siswa yang ikut Unas di Rutan ini, tidak ada perbedaan. "Pengawasan tetap dilakukan oleh kepolisian, Perguruan Tinggi dan dari Dinas Pendidikan sendiri,"kata Kafi, Senin (14/04). Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Achmad Shadik, M.Si mengakui jika ada salah satu siswa di SMA Negeri 1 Gapura, ikut Unas di Rutan. "Siswa itu terjerat kasus hukum kenakalan remaja, yakni perkelahian, sehingga siswa tersebut di tangkap polisi, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," terangnya. Jumlah lembaga penyelenggara Unas SMA dan sederajat di Kabupaten Sumenep sebanyak 266, yang terbagi di wilayah kepulauan 49 lembaga penyelenggara, dan sisanya 217 lembaga penyelenggara di Kecamatan daratan. Sedangkan peserta Ujian Nasional tingkat SMA sederajat di Sumenep sebanyak 11.634 siswa, terbagi untuk Kecamatan daratan sebanyak 9.619 siswa, dan di Kecamatan kepulauan sebanyak 2.015 siswa. Pelaksanaan Unas tersebut melibatkan 1.072 pengawas ruang. Masing-masing ruang diawasi 2 pengawas. ( Nita, Esha )