News Room, Selasa ( 26/10 ) Nasib naas dialami seorang kakek, Juha (60), warga Desa Kalabaan, Kecamatan Guluk-guluk, Sumenep. Korban tewas dibantai oleh orang gila, yang diketahui bernama Syaiful (27), saat tertidur lelap dirumahnya, pada Selasa (26/10) dini hari, pukul 03.30 WIB, sehingga mengalami 8 luka bacok disekujur tubuhnya. Salah seorang keluarga korban, Aris, menjelaskan, peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba, ketika korban sedang tidur nyenyak. “Saat itu pelaku tiba-tiba masuk ke kamar korban dan secepat kilat membacok korban berkali-kali dengan golok,”kata Aris, pada wartawan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Selasa (26/10). Aksi pelaku tersebut, kata Aris, diketahui anak korban dan para tetangga. “Korban sempat teriak, yang langsung didatangi oleh anaknya kedalam kamar. Tapi, sayang mereka sudah mendapati pelaku mengamuk membacok hingga korban berlumuran darah,”ujarnya. Akibatnya, korban menderita 8 tusukan dirusuk, paha, dan lengan. Mengetahui hal itu, para tetangga korban menangkap pelaku, dengan dipegangi banyak orang, karena takut mengamuk lagi. Sedangkan, pihak keluarga membawa korban ke RSU Dr. H. Moh. Anwar, Sumenep. Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil, korban tewas dikarenakan kehabisan darah. Sementara Kapolsek Guluk-guluk, AKP Sukrisnadi, mengungkapkan, pelaku sudah diamankan polisi, dengan dijemput di rumah salah satu tokoh masyarakat setempat. “Pelaku diduga kuat menderita gangguan jiwa, sehingga tidak bisa diperiksa. Gimana mau diperiksa, la wong ditanyai gak jawab, malah loncat-loncat, jungkir balik, dan membentur-benturkan kepalanya ketembok,”ungkapnya. Namun, pihaknya berjanji kasus tersebut akan tetap memproses secara hukum. “Kami akan segera memeriksakan pelaku pada dokter Polres Sumenep, untuk menentukan apakah benar pelaku menderita gangguan jiwa. Kalau ternyata benar, bukan tidak mungkin dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa,”terangnya. ( Nita, Esha )