Sumenep-Kominfo News Room : Gara-gara memegang sebuah mikrofon beraliran listrik, seorang bocah bernama Windiyani (7) warga Desa Badur Kecamatan Batuputih itu, tewas kesetrum. Kapolsek Batuputih, IPDA Moh. Imran ketika dihubungi via telepon mengungkapkan, peristiwa itu terjadi Minggu kemarin sekitar pukul 17.30 WIB, di Masjid Al-Falah Dusun Mura’as Desa Badur Kecamatan Batuputih. Moh. Imran menuturkan, berdasarkan keterangan dari warga sekitar, bahwa kejadian naas itu terjadi bermula ketika korban sedang mengaji di masjid lokasi kejadian. Moh. Imran menerangkan, sebelum kejadian itu merenggut nyawanya, awalnya korban tidak langsung mengaji, tapi malah bermain mikrofon. Pada saat jemari tangannya sebelah kanan memegang mikrofon, tiba-tiba tubuh korban langsung tidak bergerak. Moh. Imran menambahkan, setelah 30 menit kemudian, teman korban mencoba memanggilnya, tapi malah tersengat aliran listrik dan langsung melepaskan tangan. Mengetahui hal itu, teman korban mencoba melepas tangan korban dari mikrofon itu dengan menggunakan bantal dan guling. Moh. Imran menjelaskan, setelah berhasil dilepaskan warga langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Batuputih, kemudian aparat Polsek langsung meluncur ke TKP (Tempat Kejadian Perkara). Sesampainya di TKP, aparat langsung membawa tubuh korban ke Puskesmas Batuputih, sesuai dengan hasil visum yang ada, korban dinyatakan tewas murni kena strum aliran listrik, dengan mengalami luka bakar di 5 ujung jari tangan sebelah kanan. ( Nita, Esha )