Sumenep-Infokom News Room : Sebagai langkah mengatasi maraknya masyarakat penderita polio di Jawa Timur, Rabu (15/02) di Kantor Bupati Sumenep digelar media dan comunity dan pertemuan Bupati se Madura. Bahkan dalam kegiatan itu selain dihadiri Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PPPL) juga mendatangkan Perwakilan WHO, Joane Myers dan UNECEF, Nafid Ahmad. Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM saat membuka acara itu mengatakan, dalam menanggulangi penyebaran kasus polio ini diharapkan semua komponen masyarakat terlibat aktif, sebab program pemerintah melalui Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tanpa disadari masyarakat unutk membawa putra-putrinya ke Posyandu setempat, mustahil pemberantasan polio itu bisa terlaksana dengan maksimal. Bupati menjelaskan, dari data Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, 4 Kabupaten di Madura sebagain besar terdapat kasus polio, Kabupaten Bangkalan sebanyak 20 kasus, Kabupaten Sampang 10 kasus, Kabupaten Pamekasan 17 kasus dan Kabupaten Sumenep 7 kasus polio. Sedangkan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasioanal tahap IV dan V pada tanggal 27 Pebruari dan 12 Maret 2006 mendatang. Bahkan untuk PIN tahap IV dan V itu, Propinsi Jawa Timur melalui APBD sudah menyediakan anggaran dana sebesar Rp. 24 milyar, dan masing-masing Kota/Kabupaten akan mendapatkan kucuran antara Rp. 300 juta, Rp.400 juta hingga Rp.900 juta. ( Yasik, Esha )