News Room, Rabu ( 22/04 ) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si mengaskan, selama tiga hari berlangsung sampai hari ini tidak ada kejadian yang menghambat pelaksanaan UNAS tingkat SMA, MA, dan SMK di Sumenep. “Semua berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti, sebab, mulai dari distribusi hingga pengamanan soal dan lembar jawaban UN sudah dapat diantispasi dengan baik bersama kepolisian,â€Âujar H. Moh. Rais ketika ditemui sejumlah wartawan tadi siang, Rabu (22/04) di kantornya. Menurutnya, semua logistik UNAS aman, bahkan apabila ada kerusakan, yang menyebabkan kekurangan soal dan sebagainya, sudah diantisipasi dengan lembar jawaban cadangan yang memang dipersiapkan untuk hal-hal yang mungkin terjadi. Bahkan, untuk ke kepualauan yang mungkin juga rawan kena air laut dan hujan juga sudah dipersiapkan segala kemungkinannya. Apabila kemungkinan terjelak masih terdapat kekurangan soal, kalau memang darurat, bisa difoto copy seperti yang pernah terjadi tahun sebelumnya. Namun, hal itu tetap dengan pengawasan pihak aparat keamanan yang juga ikut bertanggung jawab dalam keamanan soal dan lembar jawaban. Untuk hari ini UNAS SMK sudah berakhir, sementara SMA masih tinggal dua hari lagi hingga hari Jum’at besok. Hanya saja, dari 6.579 siswa peserta UNAS, sebanyak 48 siswa yang tidak dapat mengikuti UNAS sejak hari pertama. Menurut H. Moh. Rais, masih akan dilakukan UNAS susulan setelah pelaksanaan UNAS utama. Berdasakan data, dari 48 siswa yang tidak mengikuti UNAS, 28 siswa tanpa keterangan, 12 siswa sakit, 3 siswa meninggal dunia, dan 5 siswa kawin. Bagi siswa yang sudah kawin ini tidak bisa ikut UNAS susulan, namun bisa melalui ujian non formal seperti ujian Paket C. ( Ren, Esha )