News Room, Selasa ( 30/06 ) Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Sumenep, Madura, Jawa Timur, selama bulan Ramadhan 1436 Hijriyah, cenderung turun. Hasil pantauan harga di Pasar Anom dan Pasar Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep, untuk daging ayam kampung semula Rp. 80.000,00 per-kilogram, turun menjadi Rp. 75.000,00 per-kilogram.
"Meski mengalami penurunan, tapi harga daging ayam kampung masih diatas harga normal sebesar Rp. 65.000,00 per-kilogram,"kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Drs. Heni Yulianto, Selasa (30/06).
Selain itu, harga daging ayam potong tetap Rp. 30.000,00 per-kilogram dan harga telor ayam ras semula Rp. 20.000,00 per-kilogram, pekan lalu sempat dihargai Rp. 13.000,00, dan saat ini sudah Rp. 18.000,00 per-kilogram.
“Untuk harga cabe merah besar semula Rp. 25.000,00 per-kilogram, saat ini Rp. 20.000,00 per-kilogram, harga cabe kecil ada kenaikan, semula Rp. 11.000,00, saat ini Rp. 15.000,00 per-kilogram, bawang merah semula Rp. 22.000,00 per-kilogram, kini Rp. 20.000,00 per-kilogram dan bawang putih stabil Rp. 16.000,00 per-kilogram,”terangnya.
Heny mengungkapkan, sebagian harga kebutuhan pokok tetap bertahan atau stabil, seperti beras jenis ikan paus Rp. 230.000,00 per 25 kilogram, beras jenis Lima Jaya super Rp. 210.000,00 per 25 kilogram, beras jenis Lima Jaya biasa Rp. 195.000,00 per 25 kilogram, dan beras jenis IR seharga Rp. 9.200,00 per-kilogram.
“Untuk minyak goreng curah Rp. 11.000,00 per-kilogram, mentega curah Rp. 20.000,00 per-kilogram, gula pasir lokal Rp. 11.500,00 per-kilogram, gula pasir impor Rp. 12.500,00 per-kilogram dan daging sapi Rp. 100.000,00 per-kilogram,”ungkapnya.
Ia menambahkan, pantauan harga ini akan terus dilakukan guna mengecek perkembannya di pasaran. Karena, harga itu bisa berubah seiring meningkatnya permintaan konsumen.
"Pergolakan harga sembako itu terjadi biasanya ketika mendekati Hari Raya Idul Fitri. Makanya, pantauan kita tetap dilaksanakan apalagi nanti menjelang lebaran,"ujarnya menambahkan. ( Nita, Esha )