News Room, Kamis ( 13/08 ) Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Sumenep, sejak Januari-Juli 2015, sudah mencapai 72,5 persen dari Rp. 264.500.000,-.
Kepala Disbudparpora Sumenep, Sufiyanto, SE, M.Si, menjelaskan, pendapatan itu diperoleh dari retribusi kawasan wisata, seperti Pantai Lombang dan Slopeng, kemudian Museum Keraton.
“Dari tiga kawasan wisata tersebut mampu mengumpulkan pendapatan sebesar Rp. 191.655.000,- atau 72,5 persen dari target. Itu diperoleh selama enam bulan pertama di tahun 2015,” kata Sufiyanto, Kamis (13/08).
Berdasarkan data yang ada di Disbudparpora Sumenep, pencapaian target tertinggi didapat dari sektor retribusi Pantai Lombang, senilai Rp. 81.640.000,-, disusul Pantai Slopeng Rp. 52.038.000,- dan Museum Keraton sebesar Rp. 42.887.000,-.
“Kalau dilihat dari target perolehan tahun ini, untuk Pantai Lombang sudah melampaui 100 persen. Dari target yang ditentukan sebesar Rp. 68.250.000,-. Sedangkan Pantai Slopeng sudah mencapai 90 persen dari target senilai Rp. 57.330.000,-, dan Museum Keraton baru 68,3 persen dari target Rp. 62.790.000,-,” paparnya.
Sufiyanto mengungkapkan, tingginya perolehan pendapatan dikawasan wisata baik Pantai Lombang maupun Pantai Slopeng, ditopang ketika masa liburan selama lebaran Idul Fitri 1436 Hijriyah.
“Pada liburan lebaran Idul Fitri 2015, selama tujuh hari dari dua kawasan wisata bahari itu mampu mengumpulkan retribusi sebesar Rp. 76.130.000,-,” ungkapnya.
Dengan perolehan pendapatan dalam kurun waktu enam bulan ini, Sufiyanto yakin, target PAD di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dipimpinnya akan terlampaui.
“Di enam bulan pertama tahun 2015 saja, retribusi yang kami peroleh sudah mencapai 72,5 persen. Jadi, sampai akhir tahun nanti dipastikan PAD kami akan melampaui target senilai Rp. 264.500.000,-,” pungkasnya. ( Nita, Esha )