Sumenep-Infokom News Room : Ratusan masyarakat penerima PKPS-BBM Bantuan Langsung Tunai (BLT) hingga saat ini belum mengambil dana BTL-nya di Kantor PT. POS terdekat, padahal penyaluran BLT itu sudah dimulai sejak bulan Oktober 2005 lalu. Kepala Kantor PT. POS Sumenep, Iwan Ardhi Wijanarko mengatakan, KK minskin yang belum mengambil BLT itu tersebar dimasing-masing Kecamatan, bahkan di satu Kecamatan terdapat puluhan hingga ratusan KK miskin yang belum mencairkan BLT-nya sebesar Rp. 300 ribu atau per bulannya sebesar Rp. 100 ribu. Seperti yang terjadi di Kecamatan Batuputih, dari 643 KK miskin penerima BLT itu masih tersisa sebanyak 116 KK miskin yang belum mencairkan BLT-nya, begitu pula di Kecamatan Masalembu sebanyak 96 KK miskin, Kecamatan Dasuk sebanyak 48 KK miskin dan Kecamatan Prenduan sebanyak 47 KK miskin. Jadi, menurut Iwan Ardhi, dari total penerima 95.213 KK miskin yang berhak menerima BLT untuk Kabupaten Sumenep sebanyak 643 KK miskin yang hingga detik ini belum mengambil di PT. POS Sumenep. Menyoal apakah dana BLT yang belum diambil itu akan dibekukan, Iwan Ardhi menjelaskan, uang BLT sebesar Rp. 300 ribu itu tidak akan hangus, sebab penerima yang belum mencairkan BLT-nya masih bisa mengambil bersamaan dengan tahap kedua pada tahun depan. Sementara itu, akibat banyaknya pendataan yang salah sasaran, terpaksa Biro Pusat Statistik (BPS) menarik 2.397 Kartu Kompensasi BMM (KKB)-nya, sehingga dipastikan KK miskin yang KKB-nya ditarik, tidak akan menerima kembali PKPS-BBM BLT pada pencairan tahap kedua, bulan Januari hingga Maret 2006 mendatang. ( Yasik, Esha )