News Room, Jumat ( 30/01 ) Meningkatnya pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di bulan Januari ini hingga ditetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB), mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si bersama Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma, SH Jum’at (30/01) pagi mengunjungi sejumlah pasien DBD yang dirawat di RSUD, dr. H. Moh. Anwar.
Sekda mengatakan, hasil pantauannya memang ada peningkatan jumlah pasien yang masuk ke RSUD, terutama pasien DBD, dan menyebabkan kekurangan tempat tidur. Untuk itu, solusinya Pemkab akan meminjam tempat tidur lipat milik Kodim 0827 dan PMI Sumenep untuk digunakan sementara waktu di RSUD, dr. H. Moh. Anwar.
"Kami sudah minta manajemen RSUD dr. H. Moh. Anwar untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pasien dan kerabatnya. Mereka yang sakit jangan diperparah sakitnya akibat kurangnya pelayanan di RSUD,"kata Sekda Sumenep, Jumat (30/01).
Menurutnya, peningkatan jumlah pasien yang masuk ke RSUD dr. H. Moh. Anwar harus diimbangi dengan ketersediaan tenaga medisnya.
"Saat ini kami telah menginstruksikan pimpinan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep untuk memperbantukan tenaga medis, baik dokter maupun perawat, di Puskesmas terdekat ke RSUD,"terangnya.
Selain itu, gedung baru di RSUD dr. H. Moh. Anwar yang sebenarnya akan diserah terimakan pada 5 Februari 2015, akan langsung dimanfaatkan sebagai ruang rawat pasien.
"Dalam kondisi seperti ini (jumlah pasien meningkat), selayaknya gedung baru itu dimanfaatkan, meskipun belum ada serah terima secara resmi. Ini termasuk darurat,"ungkapnya. ( Nita, Esha )