News Room, Sabtu ( 01/03 ) Terjadinya bencana akibat angin puting beliung yang menimpa puluhan rumah warga di Desa Talang dan Desa Juluk Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep pada Kamis, (27/02) mendapat perhatian dari Gubernur Propinis Jawa Timur, DR. H. Soekarwo, SH, M.Hum. Melalui Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Timur, DR. Akhmad Sukardi, MM, yang didampingi Asisten III Bidang Kesejahteraan Masyarakat Propinsi Jatim, DR. H. Ashar, MM, dan Kepala BPBD Propinsi Jatim, Drs. Ec. Sudarmawan, MM mendatangi korban angin puting beliung di 2 Desa tersebut. Dalam kunjungan ke sejumlah rumah warga tersebut, juga didampingi Sekda Kabupaten Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si, Kepala BPBD Sumenep, Drs. H. Koesman Hadie, M.Si, dan Camat Saronggi, Drs. Sunaryo, M.Si, serta anggota Forpimka Saronggi dan para Kades setempat. Disela-sela kunjungannya Sekda Propinsi Jatim, H. Akhmad Sukardi kepada News Room mengaku, dengan adanya bencana, khususnya yang terjadi di 2 Desa di Kabupaten Sumenep ini, phaknya diperintahkan Gubernur H. Soekarwo untuk mengecek keberadaan korban. “Dengan melakukan pengecekan ini, Gubernur akan memberikan bantuan kalau nantinya tidak cukup, mungkin akan ditambah dari Bupati Sumenep,”ungkapnya. Sebab, dalam rangka kejadian bencana yang terjadi di Jawa Timur saat ini, Gubernur juga konsentrasi ke beberapa daerah yang terkena bencana, seperti korban erupsi Gunung Kelud Kediri, Blitar, dan baru di Sumenep terjadi bencana angin puting beliung. Sekdaprop Jatim berharap masyarakat banyak berdo’a, agar terhindar dari berbagai kejadian bencana. Dalam kesempatan tersebut Sekdaprop Jatim, H. Akhmad Sukardi menyerahkan secara simbolis bantuan uang dari Gubernur Jatim sebesar Rp. 50 juta kepada Sekdakab Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si di Pendopo Kecamatan setempat. Untuk selanjutnya diserahkan kepada para korban angin puting beliung. Sementara, kejadian angin puting beliung yang menimpa 2 Desa, yakni di Desa Juluk sebanyak 62 rumah, dan di Desa Talang sebanyak 33 rumah. Sedangkan yang rusak berat sebanyak 4 rumah, rusak sedang sebanyak 6 rumah, dan rusak ringan sebanyak 85 rumah. Dan tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. ( Ren, Esha )