News Room, Selasa ( 23/08 ) Sebanyak 94 armada bus di Sumenep, dinilai laik jalan melayani angkutan lebaran tahun 2011, melalui jalur darat. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumenep, H. Achmad Nursalam, S.Sos, M.Si menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap keberadaan bus yang beroperasi di Sumenep. “Hasilnya, memang ada penurunan jumlah bus yang dianggap laik jalan. Dari 98 bus, ternyata 94 bus yang laik jalan untuk mengangkut penumpang pada arus mudik maupun balik lebaran 2011,”kata H. Nursalam, pada wartawan di Kantor Dishub Sumenep, Selasa (23/08). Menurutnya, puluhan armada tersebut akan mampu menampung semua penumpang utamanya pada arus mudik kali ini. “Setiap tahun lonjakan penumpang lebaran sekitar 10 hingga 15 persen. Kami perkirakan 94 armada bus itu bisa mengatasi peningkatakan penumpang tersebut. Jadi, tidak perlu adanya armada cadangan,”terangnya. Lonjakan penumpang arus mudik di Sumenep, kata H. Nursalam, diprediksi akan terjadi sejak H-2 lebaran. “Sesuai pengalaman tahun sebelumnya, biasanya lonjakan penumpang saat arus mudik di terminal Arya Wiraraja Sumenep, terjadi sejak H-2 hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriyah,”ungkapnya. Nursalam juga mengemukakan, untuk memantau lonjakan penumpang arus mudik maupun balik, pihaknya sudah mendirikan dua pos pantau. “Dua pos pantau itu, didirikan di terminal Arya Wiraraja dan Pelabuhan Kalianget, Sumenep. Kami sudah tempatkan petugas, dibantu instansi samping, termasuk mobil ambulance,”pungkasnya. ( Nita, Esha )