Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 31-05-2010
  • 1030 Kali

Sebanyak 8 Pasangan Calon Paparkan Visi Dan Misi

News Room, Senin ( 31/05 ) Delapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep tampil bareng untuk menyampaikan visi dan misi dalam Sidang Paripurna Istimewa yang digelar di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Senin (31/05). Ketua DPRD Sumenep, KH. Imam Hasyim, SH mengatakan, delapan pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati, sebelum pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan 14 Juni 2010 mendatang, wajib mengikuti acara tersebut, agar masyarakat mengetahui visi dan misi calon Bupati dan Wakil Bupati. Pihaknya berharap, dengan kegiatan tersebut mampu memberikan wawasan bagi masyarakat, sehingga menghasilkan Pilkada yang berkualitas. Bahkan, yang terpenting, siapapun calon Bupati dan Wakil Bupati yang terpilih pada Pilkada harus merealisasikan visi dan misinya. ”Kami (pimpinan DPRD) harapkan calon Bupati dan Wakil Bupati yang terpilih benar-benar menuangkan janji-janjinya dalam programnya selama 5 tahun kedepan. Sebab, jika tidak teralisasi, kami pasti mempertanyakannya pada Bupati dan Wakil Bupati terpilih,”tegasnya. KH. Imam Hasyim menyatakan, masyarakat hendaknya ikut aktif menyukseskan Pilkada dengan mempergunakan hak pilihnya untuk memilih calon pemimpin Kabupaten Sumenep 2010-2015. Masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati mendapat waktu 15 menit untuk menyampikan visi dan misinya, itu dilanjutkan, agar pelaksanaan visi dan misi berjalan teratur. Sementara itu, penyampian visi dan misi tersebut dilakukan secara berurutan mulai nomor urut 1, pasangan Azasi Hasan-Dewi Khalifah, nomor urut dua 2. A. Busyro Karim-Sungkono Siddik, nomor urut 3 Malik Effendi-Rahmad, nomor urut 4 R. Bambang Mursalin-M. Saleh Abdullah, nomor urut 5 M. Samaruddin Toyyib-Abdul Kadir, nomor urut 6 M. Kafrawi-Djoko Soengkono, nomor urut 7 Ilyasi Siraj-Rasik Rahman, dan nomor urut 8 H. Sugianto-M.Muhsin Amir. Sendangkan visi dan misi calon Bupati dan Wakil Bupati, yaitu : visi pasangan nomor urut 1 Azasi Hasan-Dewi Khalifah, yakni mewujudkan Sumenep sejahterah melalui pemerintahan yang demokratis bersih dan efesien. Sementara misinya meningkatkan aksebilitas pelayanan pendidikan gratis, bermutu disegala bidang demi peningkatan kualitas SDM berdasarakan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, meningkatkan aksebilitas pelayanan kesehatan gratis dan memadai untuk peningkatan produktivitas masyarakat, perluasan lapangan kerja untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan hidup rakyat dengan memberdayakan perekonomian rakyat yang berbasis pertanian, peternakan, nelayan, pengusaha kecil dan menengah, meningkatkan perekonomian daerah melalui pengembangan industri ,perdagangan yang berdaya saing, mengoptimlakan pengelolaan pemanfaatan sumber daya alam yang produktif untuk kesejahteraan masyarakat, mewujudkan perimbangan pembangunan disemua daerah secara terpadu dan proporsional, mewujudkan birokrasi professional dalam rangka peningkatan pelayanan publik, mewujudkan peran perempuan dan pemuda dalam pembangunan, pengembangan industri pariwisata religi dan bahari dan peningkatan keamanan, ketertiban, supremasi hokum, stabilitas politik dan HAM. Visi pasangan nomor urut 2, KH. A. Busyro Karim-H. Soengkono Siddik, yakni pembangunan Sumenep sejahtera dengan pemerintahan yang bersih, mandiri, agamis, nasionalis, transparan, adil dan professional. Sedangkan misinya, mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang makin maju dan mandiri, peningkatan kualitas pelaku usaha serta pengembangan industri kecil dan menengah yang mempertimbangkan kebutuhan lokal dan mampu bersaing ditingkat regional dan nasional, mengembangkan pola pengelolaan SDA dalam rangka mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat Kabupaten Sumenep secara keseluruhan, peningkatan pembangunan wilayah kepulauan, agar perkembangannya makin seimbang dengan kondisi wilayah daratan, menyempurnakan dan mengembangkan sistem pendidikan dan pengembangan SDM yang berorentasi pada keahlian dan ketrampilan dengan dilandasi nilai-nilai agama dan budaya yang mampu bersaing ditingkat regional, nasional, bahkan dunia internasional, mewujudkan ketersedian infrastruktur pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang merata dan berkulaias, khususnya dibidang pendidikan, kesehatan, kelautan dan perikanan serta pemukiman dan meningkatkan efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan yang profesional dan konsistensi dalam penegakan hukum yang menjamin rasa keadilan dan beribawa. Visi nomor urut 3, Malik Effendi-Rahmad, yakni terwujudnya Sumenep makmur yang diridhoi oleh Allah SWT, Tuhan YME. Sementara misinya mewujudkan masyarakat Sumenep makmur dan berakhlak melalui kebijkan yang berpihak kepada pemenuhan kebutuhan seluruh lapisan. Misi nomor urut 4, R. Bambang Mursalin-H.M. Saleh Abdullah, yakni mewujudkan kesejahteraan seluruh rakyat Sumenep melalui peningkatan peran serta dan pemberdayaan seluruh elemen masyarakat dalam usaha percepatan gerak pembangunan, dengan dilandasi nilai-nilai agama dan budaya melalui kepemimpinan yang kuat, serta amanah, fathonah dan tablig. Sedangkan misinya adalah percepatan pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat untuk mencapai taraf hidup yang layak dan sejahterah, pemberdayaan, pengusaha kecil menengah dan koperasi dengan mengembangkan ekonomi kerakyatan dalam usaha pemberantasan kemiskinan, pemerataan pembangunan kawasan daratan dan kepulauan secara terpadu dan proporsional khususnya kawasan daerah tertinggal, optimalisasi pengelolaan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat melalui peningkatan pendapatan asli daerah, pengingkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan Iptek pemberdayaan Pondok Pesantren (Ponpes) serta memacu jiwa kewirausahaan untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya, dan peningkatan nilai-nilai etika dan profesionalisme dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta reformasi birokrasi dalam kerangka efisiensi dan efektifitas. Visi nomor urut 5, M. Samaruddin Toyyib-Abdul Kadir yakni menciptakan terwujudnya kesejahteraan masyarakat pedesaan, sedangkan misinya menjadikan Sumenep daerah mandiri pangan dan pendidikan, serta kebudayaan dengan sasarn kinerja diantaranya bidang keamanan, pendidikan, kesejahetraan, agama, pelayanan, perlindungan, pertanian, kelautan dan bidang peternakan. Visi nomor urut 6, M. Kafrawi-Djoko Sungkono yakni terwujudnya Sumenep sejahtera, mandiri dan terdidik melalui pembangunan kawasan dan pendidikan murah serta kesehatan masyarakat tidak mampu. Sementara misinya memimpin, dan membina pemerintahan Kabupaten Sumenep yang bersih, peduli, professional, beribawa dan terpercaya dalam memberikan pelayanan publik yang partisipatif berkulitas efisien, efektif dan transparan, meningkatkan kualitas kesehatan dan pemerataan kesempatan memperoleh pelayanan kesehatan masyarakat, terutama untuk kalangan tidak mampu, berantas kebodohan, kemandirian daerah yang bertumpu pada kekuatan sumber daya lokal, baik pertanian, perkebunan, kelautan dan sumber minyak dan gas bumi, meningkatkan perekonomian dengan mendorong tumbuhnya investasi yang berbasis industri pertanian pariwisata serta sektor koperasi dan usaha kecil menengah, meningkatkan hubungan industrial antara pengusaha, pekerja dan lingkungan masyarakat sekitar yang harmonis seimbang dan saling menguntungkan, pengembangan sinergitas ekonomi sosial dan lingkungan dalam pengembangan kawasan dan meingkatkan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah kepulauan yang banyak tersebar di Kabupaten Sumenep. Visi nomor urut 7, K. Ilyasi Siraj-Rasik Rahman, yakni Sumenep maju, berkualitas adil dan sejahterah. Sementara misinya pembinaan masyarakat Sumenep berkulaitas dan pemerintahan yang good and clean governance berdasarkan nilai-nilai luhur dan norma agama dalam kehidupan kemasyarakatan, peningkatan pembangunan sektor ekonomi berbasis kemasyarakatan, peningkatan potensi industri pertanian, perdagangan, dan pariwisata secara optimal, serta terjalinnya hubungan industrial antara pengusaha, pekerja dan pengembangan masyarakat yang harmonis dan bersinergi, penanggulangan tingkat kemiskinan dengan pranataa dan peningkatan sarana prasarana infrastruktu wilayah investasi swasta dan pendapatan masyarakat, dengan keunggulan komparatif dan kompetitif serta pemberdayaan perempuan, peningkatan profesonalisme aparatur pemerintah daerah dan penegakan hukum yang konsisten dan efektif, reformasi pelayanan publik menuju tata pemerintahan yang demokratis trasnparan akuntabel dan efisien, peningkatan kulaitas pendidikan negeri dan swasta yang kurang dan bermutu, peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan masyarakat terutama bagi keluraga miskin dan optimalisasi jejaring kerja lintas daerah dalam kesatuan visi dan misi nasional dan regional. Visi nomor urut 8 H. Sugianto-M.Muhsin Amir, yakni pembangunan religius yang berbudaya, pembangunan kesempatan kerja, dan pembangunan penegakan hukum. Sementara misinya, yakni pembangunan yang berpusat pada masyarakat, dimana kesejahteraan masyarakat ditempatkan sebagai tujuan akhir pembangunan daerah, sehingga harus mendapatkan perhatian yang optimal, termasuk akses pengembangan nilai-nilai kemanusiaan dan aktualisasi kemandiriannya untuk eksis dalam kehidupan yang multi dimensional. Target visi dan misi pembangunan untuk terwujudnya kesejahteraan masyarakat merupakan suatu tantangan yang pencapaiannya memerlukan tahapan dan dukungan dari seluruh pelaku pembangunan, baik pemerintah daerah, legislatif, masyarakat dan seluruh stakeholders. ( Yasik, Esha )