News Room, Selasa ( 24/04 ) Sedikitnya 333 siswa SMP sederajat di Kabupaten Sumenep, tidak mengikuti Ujian Nasional (Unas) hari pertama, Senin (23/04) kemarin. Mereka tersebar di SMP Negeri sebanyak 26 siswa, SMP swasta 26 siswa, dan MTs sebanyak 186 siswa. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Achmad Masuni, SE, MM mengatakan, ketidak hadiran 333 siswa SMP sederajat dihari pertama pelaksanaan UN, merupakan data sementara, karena untuk data siswa di Sapeken belum masuk. “Jumlah ini masih sementara, karena laporan dari kepulauan Sapeken masih belum masuk. Tapi untuk peserta yang tidak hadir karena mengundurkan diri didominasi dari peserta MTs, yaitu sebanyak 130 siswa,”kata H. Masuni, di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Selasa (24/04). Tingkat ketidak hadiran peserta ujian SMP kali ini, kata H. Masuni disebabkan berbagai kendala, diantaranya sakit, mengundurkan diri, meninggal dunia, kawin, dan tanpa ketarangan. “Untuk peserta yang tidak hadir karena mengundurkan diri berada ditingkat paling atas yaitu sebanyak 241 siswa, disusul karena kawin sebanyak 57 siswa, tanpa keterangan sebanyak 30 siswa, meninggal dunia sebanyak 3 siswa dan sakit sebanyak 2 siswa,”terangnya. H. Masuni mengungkapkan, bagi peserta Unas yang tidak hadir dikarenakan alasan yang jelas seperti sakit, bisa ikut ujian susulan. “Alasan sakit harus disertai surat keterangan dokter. Kami tidak akan asal-asalan dalam mengeluarkan keterangan bagi siswa bisa ikut ujian susulan. Nah, untuk siswa yang tidak hadir tanpa keterangan sudah dipastikan tidak bisa mengikuti ujian susulan,”ungkapnya. Pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2012 di Kabupaten Sumenep, diikuti oleh 14.949 siswa dari SMP, MTs sederajat. Dari jumlah peserta itu yang hadir sebanyak 14.591 siswa. Jadwal ujian susulan bagi peserta Unas SMP sederajat yang tidak bisa hadir dalam pelaksanaan ujian akan dilaksanakan pada tanggal 30 April hingga 04 Mei 2012. ( Nita, Esha )