News Room, Selasa ( 01/05 ) Sebanyak 2 sekolah dari 4 Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang sebelumnya ambruk akibat termakan usia dan angin puting beliung beberapa waktu lalu, tidak bisa dijadikan tempat Ujian Nasional (Unas) pada 7 hingga 9 Mei 2012 mendatang. Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Drs. H. Yayak Nurwahyudi, M.Si, Selasa (01/05) mengatakan, 2 sekolah yang tidak bisa dijadikan tempat pelaksanan Unas, yaitu SDN Daramista III Kecamatan Lenteng, dan SDN Sawah Sumur Kecamatan Arjasa Pulau Kangean. Sedangkan 2 sekolah lainnya, SDN Parenduan Kecamatan Paragaan, dan SDN Ganding II bisa ditempati ujian dengan memanfaatkan ruang kelas yang ada. Pihaknya sebenarnya sudah mulai memproses perbaikan sekolah termasuk 4 SD yang mengalami rusak berat tersebut. Namun, kegiatan rehab tersebut tidak bisa selesai dalam minggu ini, sehingga sebagian sekolah perlu mencari tempat alternatif saat pelaksanan ujian. "Dari beberapa sekolah hanya 2 saja yang sama sekali tidak memiliki ruang belajar, sementara sisanya meski juga masuk kategori rusak berat masih mungkin UN di SD setempat dengan memenfaatkan ruang yang masih bagus,"tegasnya. H. Yayak Nurwahyudi menyatakan, ruang kelas SDN Deramista III dan Sawah Sumur Arjasa tidak satupun yang bisa dijadikan tempat Unas, sehingga siswa yang mengikuti ujian direncanakan menumpang di SD terdekat. Namun apabila mengganggu mental siswa, tetap melaksanakan ujian di rumah warga atau masjid seperti hari biasa. "Pada intinya kami tetap berupaya pelaksaan UN SD, termasuk yang tidak memiliki gedung berjalan lancar tanpa kendala apapun,"ungkapnya. ( Yasik, Esha )