News Room, Sabtu ( 26/03 ) Angin puting beliung melanda wilayah Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep, dan Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, pada Sabtu (26/03) siang. Akibatnya, 17 bangunan rusak. Ke 17 bangunan rusak itu, meliputi 10 rumah di Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep, dan sisanya 7 bangunan terdiri dari 3 gudang, 2 rumah, 1 warung dan 1 kandang ayam, di Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget. Menurut Erik Hariyanto, warga Desa Kertasada, Kalianget, kejadian tersebut sangat cepat karena bersamaan dengan hujan deras. “Angin puyuh itu datang tiba-tiba, sekitar pukul 11.15 WIB. Sebelumnya terdengar suara gemuruh yang disertai angin kencang. Dalam sekejap, sebagian genteng di rumah tetangga kami beterbangan terkena angin tersebut,”kata Hariyanto, pada wartawan dilokasi kejadian, Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Sabtu (26/03). Angin puting beliung itu, kata Hariyanto, menyebabkan sebuah warung dan kandang ayam rata dengan tanah. “Selain itu, 3 gudang mengalami rusak berat dan 2 rumah rusak ringan, karena hanya genteng saja yang lepas,”terangnya. Pasca kejadian, aparat Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, bersama Kapolsek Kalianget, AKP Suwardi turun ke lokasi. “Kami masih melakukan pendataan di dua desa ini, untuk mengecek bangunan yang mengalami rusak berat maupun rusak ringan,”kata Kabag Operasional Polres Sumenep, Kompol Edy Purwanto, Sabtu (26/03). Untuk sementara, kata Edy, kerugian belum bisa ditafsir, sebab masih dilakukan pendataan. ( Nita, Esha )