News Room, Selasa ( 17/04 ) Ratusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat tidak mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) di hari pertama 16 April 2012. Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Ataur Rahman, S.Pd, M.Pd, Selasa (17/04 mengatakan, siswa yang tidak mengikuti Unas hari pertama, sesuai dengan laporan lembaga penyelengara, sebanyak 165 siswa. Sebanyak 165 siswa rinciannya, siswa SMA Negeri sebanyak 12 siswa, SMA Swasta sebanyak 33 siswa, MA sebanyak 85 siswa, dan SMK sebanyak 25 siswa. Penyebab siswa tersebut tidak mengikuti Unas itu beragam alasan, diantaranya sakit, mengundurkan diri, meninggal dunia, tanpa keterangan, dan kawin. ”Siswa yang tidak mengikuti ujian karena alasan sakit sebanyak 2 siswa, mengundurkan diri sebanyak 87 siswa, meninggal dunia sebanyak 4 siswa, tanpa keterangan sebanyak 19 siswa, dan siswa yang kawin sebelum ujian sebanyak 53 siswa,”tegasnya. H. Ataur Rahman menyatakan, siswa yang berhak untuk mengikuti Unas susulan sesuai dengan ketentuannya, hanya 2 siswa saja, yang memiliki alasan sakit dengan surat keterangan resmi, baik dari dokter maupun rumah sakit. ”Untuk siswa yang lain, baik kawin, mengundurkan diri, dan tanpa keterangan sudah dipastikan tidak bisa mengikuti ujian susulan,”ungkapnya. Sementara itu, jumlah siswa peserta Unas tahun 2012 sebanyak 9.838 siswa, perinciannya, SMA Negeri/Swasta sebanyak 4.014 siswa, MA Negeri/Swasta sebanyak 4.851 siswa, dan SMK Negeri/swasta sebanyak 973 siswa. Sedangkan jumlah lembaga penyelengagra sebanyak 57 lembaga, yakni SMA Negeri/Swasta sebanyak 28 lembaga, MA Negeri/Swasta sebanyak 27 lembaga, dan SMK Negeri/Swasta sebanyak 2 lembaga. ( Yasik, Esha )