News Room, Rabu ( 08/12 ) Hujan deras yang disertai angin puting beliung menerjang Dusun Kauman, Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Sumenep, pada Rabu (08/12) sekitar pukul 13.30 WIB. Akibatnya, 14 bangunan dan rumah warga rusak parah. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, warga berhamburan keluar rumah mencari tempat aman. Namun, seorang warga yang sedang hamil tua, Rohani (19) sempat pingsan, karena terkejut saat gumpalan awan hitam menghajar rumahnya hingga rusak. Dan warga lainnya, Hatun (40), mengalami luka pada bagian betis kiri karena terkena serpihan genting dan kaca rumahnya yang pecah. Salah seorang warga yang terluka, Hatun (40) mengatakan, angin putting beliung itu berlangsung sekitar 10 menit yang sebelumnya ditandai datangnya gumpalan awan hitam dari arah barat disertai gerimis. “Bunyi angin puting beliung itu berderu dan berputar-putar. Lalu, tiba-tiba menghantam dan menyapu rumah warga. Saya terluka karena terkena genting yang terlempar,” kata Hatun pada wartawan dilokasi, Rabu (08/12). Sementara, Kepala Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, H. Abdul Hayat mengungkapkan, puting beliung yang melanda satu Dusun tersebut merusak 14 bangunan. “Ke 14 bangunan itu, yakni 1 bangunan penyimpanan garam rakyat, 1 warung kopi dan sisanya rumah warga. Terparah, rumah yang rusak milik Pak Zaini dan Pak Murtadah. Dan, rumah 2 orang warga itu, genting dan kaca cendela hancur. Kalau bangunannya mayoritas masih utuh,”ujarnya. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak Pemkab, sehingga warga yang rumahnya rusak mendapat bantuan sepantasnya. “Untuk kerugian belum diketahui, kami bersama warga dan perangkat Desa masih melakukan pendataan sambil membersihkan rumah yang rusak parah akibat terjangan angin putting beliung itu,”pungkasnya. ( Nita, Esha )