Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 29-04-2015
  • 1074 Kali

Sebagai Media Dunia Akhirat, Ilmu Agama Harus Didahulukan

News Room, Kamis ( 30/04 ) Lembaga pendidikan agama di Sumenep terus berkembang pesat. Sistem pendidikannya juga beragam, hampir berbanding lurus dengan jumlah lembaga itu sendiri. Ada yang menganut sistem salaf (terdahulu), semi salaf, semi modern, bahkan hingga yang full modern.

“Namun, apapun sistemnya yang dianut, tetap hendaknya ilmu agama dinomorsatukan di atas ilmu umum,”kata KH. Hafidhi Syarbini, salah seorang tokoh agama di Kecamatan Batuan, Sumenep, pada News Room.

Menurut pria yang kondang karena didaulat mengisi rubrik Semanis Kurma di RRI Sumenep itu, ilmu agama harus mendapat porsi yang teratas, bukan harus seimbang dengan pengetahuan umum. “Ya, bukan berarti yang umum itu tidak penting. Tapi ya jangan didahulukan,”tambahnya sambil tersenyum.

Oleh karena itu, pengasuh Ponpes Darul Istiqomah di Desa Batuan ini selalu mengingatkan santrinya sekaligus para wali santri mengenai pentingnya mendahulukan ilmu agama dibanding ilmu dunia. Hal itu dikarenakan di akhir jaman, fenomena mendahulukan ilmu dunia disebutnya mulai mengemuka.

“Padahal ilmu dunia itu tidak dipakai selamanya. Yang menjadi penghubung keselamatan manusia di dunia itu ilmu agama. Ilmu umum mungkin hanya berguna dan dipakai di dunia, tapi ilmu agama dipakai selamanya, bahkan berguna minimal saat di alam kubur nanti,”tambah ayah dari 3 anak ini. ( Farhan, Esha )