Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-11-2011
  • 506 Kali

SDN Ambunten Barat 2 Sambut Menteri PP & PA Dengan Gamelan

News Room, Senin ( 21/11 ) Siswa-siswi SDN Ambunten Barat 2 Kecamatan Ambunten dengan fasihnya memainkan gamelan di Pendopo Agung Sumenep, Senin (21/11). Mereka diundang khusus dalam rangka kedatangan kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Linda Amalia Sari Gumelar, S.IP di Kabupaten Sumenep. Meskipun belum genap setahun, para siswa kelas IV, V dan VII ini dilatih salah seorang seniman yang juga anggota Komite Sekolah serta seorang penjaga sekolah yang juga memiliki keahlian dibidang seni karawitan ini. Ternyata, mereka sudah bisa tampil beberapa kali dalam undangan khusus, seperti manten dan selamatan dan yang banyak juga di undang pada kegiatan Sape Sonok. “Bahkan, terkadang hampir setiap minggu diundang untuk acara sape sonok yang banyak dilaksanakan oleh para pecinta Sapi Sonok di tingkat Kecamatan hingga Desa,”ujar Moh. Saleh, S.Pd, Kepala SDN Ambunten barat 2 kepada News Room ketika mendampingi siswanya tadi siang, Senin (21/11). Menurutnya, setelah dilantik sebagai Kepala Sekolah bulan Januari 2011 lalu, pihaknya berupaya untuk melakukan masukan kepada masyarakat, anggota Komite dan para guru, Sehingga, diketahui salah satu kesenangan masyarakat disana adalah kesenian gamelan, sehingga timbul keinginannya untuk menarik minat tersebut kepada anak-anak untuk dijadikan kegiatan ekstra kurikuler. Ternyata, siswa sangat lihai dan sepat menguasai beberapa tembang maupun lagu irama sinden sehingga ketika tampil pada kegiatan pentas seni, banyak masyarakat yang tertarik mengundang mereka hingga saat ini. Bahkan, tegas Moh. Saleh pihaknya rela mengeluarkan dana sebesar Rp. 250 ribu setiap bulan untuk sewa alat gamelan beserta pelatihannya. Namun, saat ini utamanya ketika undangan main dalam setiap minggunya ada, bisa lebih dari sewa gamelan yang dikeluarkan. Serta bisa untuk memberikan tips bagi siswa untuk usaha keras mereka. Diakui, dari 134 siswa SDN Ambunten Barat 2, prestasi siswanya tidak hanya pada kegiatan ekstra kurikuler dibidang kesenian, namun prestasi olah raga seperti bola volly dan atlit hingga menjadi juara tingkat Kabupaten bahkan 2 atlit dan pemain volly akan dikirim ke Porseni SD tingkat Jatim dalam waktu dekat. “Dengan prestasi siswa kami tersebut, kami akan berusaha untuk terus mengembangkan kegiatan ekstra kurikuler seperti Pramuka, keterampilan, olah raga dan kesenian, agar siswa berkembang dengan bakatnya,”pungkasnya. ( Ren, Esha )