News Room, Rabu (06/08) Pencarian terhadap empat korban tenggelamnya Perahu Motor (PM) Joko Kodok , diperairan Bangkau, Senin (4/8/2008) lalu, membuahkan hasil. Sukawati (9), salah seorang korban tenggelam atas musibah perahu terbalik di Perairan Pulau Bangkau, Kecamatan Sapeken, Rabu (6/8) sekitar pukul 13.50, ditemukan meninggal dunia. Kapolsek Sapeken, Iptu Moh Imron menjelaskan, Sukawati ditemukan sudah meninggal dunia dan tubuhnya mengapung di Perairan Bangkau. "Korban ditemukan di sekitar lokasi perahu terbalik, dengan kondisi tubuh yang sudah membengkak, utamanya perut membesar yang diduga karena meminum air laut dalam jumlah banyak," terangnya ketika dihubungi via telepon. Sukawati ditemukan kali pertama oleh nelayan Pulau Saebus, Ali, yang termasuk salah satu rombongan warga yang membantu petugas gabungan melakukan penyisiran pada korban tenggelam. Penyisiran yang dilakukan itu, memang terbagi dalam beberapa rombongan. “Sebagian rombongan mencari di Perairan Sepanjang dan Pagerungan, mengingat arus laut saat ini sedang mengarah ke tenggara. Namun, sebagian lainnya, khususnya kerabat korban, melakukan penyisiran di sekitar lokasi perahu terbalik," ujarnya. Ia memastikan tubuh yang ditemukan mengapung di Perairan Bangkau adalah Sukawati, yang merupakan salah seorang korban tenggelam. Sebab, keluarga korban sudah memastikan mayat tersebut adalah Sukawati. “Kami juga telah meminta personel Puskesmas Sapeken melakukan visum pada tubuh korban," paparnya. Dengan ditemukannya mayat Sukawati, maka tinggal tiga korban tenggelam lainnya, yakni Misrawan (30), Rais (40), dan Subur (50), belum ditemukan. PM Joko Kodok yang dinahkodai Masdanu, mengangkut 21 penumpang dari Dusun/Pulau Saebus dengan tujuan Desa/Pulau Sapeken tenggelam, Senin (4/8) akibat dihantam ombak di sekitar Pulau Bangkau. Dalam peristiwa tersebut, satu penumpang meninggal dunia, yaitu Sariyatin (25), dan empat penumpang lainnya dinyatakan tenggelam dan nasibnya belum diketahui. Sementara 16 penumpang lainnya dan nahkoda perahu, Masdanu, selamat.(Nita)