Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-02-2012
  • 1049 Kali

Satpol PP Sumenep Razia CD Islami Bernuansa Porno

News Room, Selasa ( 21/02 ) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep, Selasa (21/02) pagi, menggelar razia pedagang CD di Pasar Kecamatan Bluto. Razia bagi pedagang CD itu gencar dilakukan, setelah Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada tanggal 15 Pebruari 2012, menerima kiriman paket surat dan CD berisi rekaman musik house Arab, Maher Zain, dengan latar wanita berpakaian tidak sopan (hanya memakai celana dalam dan bra). Pengirim CD yang disertai surat itu mencantumkan alamat dari warga Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep. Dalam surat tersebut, pengirim surat menyatakan bahwa CD tersebut beredar di Madura, utamanya di Kabupaten Sumenep. Untuk itu, CD tersebut agar segera diamankan, karena mengandung bentuk pelecehan terhadap agama. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, Abdul Madjid, S.Sos, M.Si menjelaskan, dengan adanya kiriman CD tersebut, Bupati langsung menginstruksikan Satpol PP supaya melaksanakan razia. “Atas dasar instruksi itu, saya langsung menggerakkan anggota untuk melakukan razia dibeberapa tempat, seperti di areal Taman Adipura, Pasar Anom dan Pasar Bluto. Tapi, hasilnya nihil (tidak ada pedagang CD yang menjual barang sebagaiman dimaksud oleh pengirim CD kepada Bupati),”kata Abdul Madjid, di kantornya di Sumenep, Selasa (21/02). Abdul Madjid mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan razia di sejumlah pasar, termasuk di pasar-pasar Kecamatan lainnya. Karena pihaknya yakin, CD tersebut benar-benar beredar di Kabupaten Sumenep. “Kalau nantinya ditemukan ada pedagang menjual CD berisi seperti yang diterima Bupati, akan langsung kami sita. Itu harus diamankan. Tidak boleh beredar di Sumenep. Karena akan merusak masyarakat Sumenep. Masak musiknya Islami, tapi backround-nya cewek setengah telanjang,”terangnya. Oleh karena itu, Abdul Madjid menghimbau bagi seluruh pedagang CD di Sumenep, jika menemukan CD Islami yang bernuansa porno, untuk segera dilaporkan ke Satpol PP. “Kami akan terus memantau para penjual CD disetiap pasar dan toko serta kios yang ada di Kabupaten Sumenep. Kami tidak mau kecolongan,”ungkapnya. ( Nita, Esha )