News Room, Selasa ( 05/08 ) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep akan terus melakukan penertiban terhadap sejumlah tempat kos melalui operasi rutin yang dilaksanakan dalam upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda), khususnya terkait antisipasi maraknya tempat kos, baik yang berijin, sedang proses perijinan maupun yang tidak memiliki ijin. Kepala Satpol PP Kabupaten Sumenep, Abd. Madjid, S.Sos, M.Si kepada News Room, Selasa (05/08) mengakui, pihaknya akan terus melakukan razia ke sejumlah tempat kos, seperti yang dilaksanakan menjelang dan selama bulan Ramadhan kemarin. “Kami bersyukur, selama bulan Ramadhan tidak ditemukan kegiatan prostitusi di Sumenep, dari hasil sidak yang dilakukan ke tempat kos maupun sejumlah penginapan di Sumenep,”ungkapnya. Madjid berharap, ketertiban selama bulan Ramadhan dapat terus berlangsung setelah lebaran dan seterusnya. Bahkan, dengan ditutupnya lokalisasi Gang Dolly di Surabaya yang banyak dikhaawatirkan sejumlah kalangan bisa masuk ke wilayah Kabupaten, pihaknya tetap mewasdapai dengan terus melakukan razia. Diakui, hingga saat ini belum ada temuan PSK dari Gang Dolly datang ke Sumenep. Karena itu, pihaknya berharap partisipasi masyarakat yang melihat di sekitarnya ada orang yang kos maupun menempati rumah kontrakan, apabila dicurigai hendaknya koordinasikan dengan petugas. “Jadi, kami harapkan bantuan dan partisipasi masyarakat untuk pro aktif apabila ada kejadian yang mencurigakan seperti itu,”pungkasnya. ( Ren, Esha )