Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-03-2011
  • 1901 Kali

Sanggar Tari Potre Koneng Berkembang Di 4 Kecamatan

News Room, Selasa ( 15/03 ) Awal berdirinya Sanggar Tari Potre Koneng di tahun 1999 di Jl. Teuku Umar 23 Desa Pandian Kecamatan Kota Sumenep, hanya beberapa siswa yang kebetulan merupakan binaan langsung pelatih tari Edy Susanto. Namun, seiring perjalanan waktu, hingga saat ini sudah memiliki siswa hampir 40 orang, yang ada di Kecamatan Kalianget, Saronggi, Bluto dan di Kecamatan Kota Sumenep sendiri. “Siswa kami tidak hanya dari anak TK, SD, SMP dan SMA. Namun, usia remaja hingga dewasa juga cukup banyak. Bahkan, ada kelompok tari khusus guru yang biasa tampil untuk kegiatan kependidikan dan semacamnya,”ujar Edy. Dijelaskan, berbagai penghargaan mulai dari Kabupaten Sumenep, regional hingga Nasional sudah banyak yang disabet siswanya maupun sanggar tari maupun atas nama Kabupaten Sumenep. Seperti halnya, penghargaan dari berbagai instansi di Kabupaten Sumenep dan Jawa Timur, Perguruan Tinggi, hingga Deputi Kementerian Kebudayaan di Jakarta. Serta banyak merorehkan tinta emas pada berbagai festival maupun Duta Parade Seni Budaya di Madura dan Jawa Timur, serta Bali. Berbagai bantuan sarana dan prasarana untuk Sanggar Tari Potre Koneng juga sudah banyak diterima. Seperti kostum tari hingga gamelan oleh beberapa instansi terkait di Sumenep dan Jawa Timur, sehingga bisa membantu mengembangkan Sanggar Tari Potre Koneng hingga cukup dikenal kemana-mana. “Karena itu, berbagai kegiatan yang dilaksanakan di sanggar kami, seperti seni tari, seni pertunjukan, klenengan hingga perkusi (Tongtong) terus kami perdalam. Dalam rangka memperkaya seni budaya bangsa kita,”pungkasnya. ( Ren, Esha )