Media Center, Minggu ( 01/09 ) Sebanyak 200 siswa/santri mulai tingkat Raudhatul Athfal (RA) hingga MTs Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda Kecamatan Guluk-Guluk mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut datangnya tahun baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah.
Ratusan siswa itu memeriahkan pawai obor sambil bersholawat mengelilingi jalan Desa Payudan Daleman Kecamatan Guluk-Guluk mulai dari pondok pesantren setempat, Sabtu (31/08/2019) malam.
“Pawai obor bersholawat itu sejatinya kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap menyambut tahun baru Hijriah, guna mengajak para siswa/santri memperbanyak membaca sholawat,” kata Wakil Ketua Yayasan Nurul Huda, Nyai Halwiyatun Nur Ain.
Ia menyatakan, melalui pawai itu juga mengajarkan kepada siswa/santri tentang peringatan hari besar Islam sekaligus menjelaskan hikmah dan peristiwa bersejarah yang terjadi di Bulan Muharram ini.
“Pada Bulan ini banyak peristiwa bersejarah yang terjadi di tanggal 10 Muharram, seperti Nabi Adam AS, bertaubat kepada Allah SWT setelah dikeluarkan dari surga, berlabuhnya kapal Nabi Nuh AS, setelah banjir besar, keluarnya Nabi Yunus AS, dari perut ikan paus, selamatnya Nabi Ibrahim AS, dari panasnya api dan selamatnya Nabi Musa AS, dari kejaran Raja Fir’un ketika membelah laut merah,” tutur Nyai Halwiyatun Nur Ain.
Siswa/santri sebelum merayakan datangnya tahun baru Islam 1441 Hijriyah, melaksanakan shalat Maghrib dan Isya' berjamaah, do'a bersama akhir tahun, dan dilanjutkan dengan pawai obor sambil melantunkan sholawat.
Nyai Halwiyatun Nur Ain berharap para santri/siswa pada tahun baru Islam atau Hijriah memperbanyak do'a agar bermuhasabah atas satu tahun menjalani hidup.
“Semoga memasuki bulan Muharram ini, siswa/santri sebagai hamba-Nya semakin meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT agar mendapat petunjuk serta bimbingan untuk keselamatan dan kesuksesan,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )