Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 02-02-2013
  • 458 Kali

Said Abdullah Akan Bantu Lagi Rehab Gedung SMAN 1 Sumenep

News Room, Sabtu ( 02/01 ) Kepedulian MH. Said Abdullah terhadap dunia pendidikan di daerahnya betul-betul diwujudkan dalam bentuk nyata. Terbukti, anggota DPR-RI ini memberikan bantuan untuk rehap gedung dan ruang guru di SMAN 1 Sumenep yang merupakan tempat Said Abdullah menimba ilmu dulu. Kepala SMAN 1 Sumenep, Moh. Sadik, M.Pd pada Peresmian Renovasi Said Abdullah Hall dan ruang guru di SMAN 1 Sumenep, Sabtu (02/01) mengungkapkan, pihaknya bersama para guru di sekolahnya merasa sangat bersyukur atas kepedulian Said Abdullah, yang telah memberikan bantuan Rp. 300 juta untuk merehab dua gedung tersebut. Diakui Sadik, dengan dana tersebut pihaknya telah mempergunakan Rp. 100 juta untuk merenovasi ruang untuk kegiatan pengembangan kreatifitas siswa, seperti teater termasuk juga dipergunakan untuk tempat olah raga seperti badminton, basket dan sebagainya. Sedangkan Rp. 200 juta untuk merenovasi ruang guru, dengan mendesain ulang ruang guru dan evaluasi yang ditambah ruang istirahat, Wakasek, kurikulum dan ruang server elemen sekolah, sehingga keadannya saat ini lebih tertata dan menyenangkan bagi para guru. “Jika nantinya kembali akan dibantu kembali, kami akan konsultasikan terlebih dahulu termasuk ijin kepada Dinas Pendidikan untuk merenovasi ruang kelas dibagian selatan menjadi tingkat yang dibawahnya untuk tempat parkir siswa,”ujarnya. Sementara MH. Said Abdullah, kepada News Room mengungkapkan, secara pribadi dengan memberikan bantuan renovasi Said Abdullah Hall dan ruang guru tersebut merupakan hal yang membanggakan dan diharapkan menjadi tradisi dari awal kepeduliannya, dan nantinya menjadi awal munculnya kepedulian dari kawan-kawan alumni sekolah yang dulu pernah membesarkannya. “Kalau semua alumni sama-sama share dan tidak hanya dengan ekonomi saja, tapi kepeduliannya, maka beban sekolah tertangani dan peningkatan kualitas peserta didik akan semakin luar biasa,”tambahnya. Sebab, kedepan persoalan pendidikan tidak hanya pemerinta, tapi partisipasi masyarakat akan lebih fungsional dan sosial dari pada negara. Karena itu Said mengaku mencoba dengan cara berkelanjutan yang nantinya akan ada lagi tapi dengan memperluas jaringan dengan kawan lainnya,seperti IKA SMANSA, yang ada di SKPD untuk merehab kelas yang sudah kurang layak pakai. “Nanti ada bantuan lagi sekitar Rp. 300 juta untuk membangun kelas dan dibawahnya bisa untuk tempat parkir dan mainan anak-anak. Dari saya sudah siap, dan tinggal Kepala Sekolah yang masih mau digambar dulu, silahkan,”pungkasnya. ( Ren, Esha )