Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-07-2011
  • 574 Kali

SAI Upayakan Bahasa Dan Budaya Madura Masuk Kurikulum

News Room, Rabu ( 27/07 ) Said Abdullah Institute (SAI) Sumenep, mengupayakan Bahasa dan Kebudayaan Madura masuk kurikulum pendidikan sekolah, dari tingkat dasar hingga atas. "Ini salah satu point yang harus dibahas dalam Pra Kongres yang digelar di 4 Kabupaten Madura. Sebab, seiring perkembangan jaman, Bahasa Madura mulai terkikis,"kata MH. Said Abdullah, Pembina SAI, usai menghadiri Seminar Pra Kongres Kebudayaan Madura di Sumenep, Rabu (27/07). Ia juga mengemukakan, pelaksaan Pra Kongres di Sumenep ini merupakan yang terakhir, sehingga para nara sumber wajib hukumnya untuk segera merumuskan hasilnya untuk dibawa pada Kongres, yang direncanakan awal tahun 2012, dengan dibuka Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA. "Rumusan yang akan dibawa dalam kongres nanti, harus menitik beratkan pada program Bahasa dan Kebudayaan Madura masuk kurikulum sekolah. Ini langkah dini memeliharanya, jangan sampai bahasa kita kalah dengan bahasa Inggris,"terangnya. Untuk memuluskan program tersebut, kata Said, pihaknya akan jemput bola, dalam artian mendatangi Bupati di 4 Kabupaten di Madura. "Kami akan mengajak mereka mewujudkan program tersebut. Sudah saatnya bahasa dan kebudayaan Madura masuk kurikulum, karena sebagian besar para generasi muda kita sekarang terkesan enggan menggunakan Bahasa Madura. Ini persoalan yang perlu secepatnya ditangani oleh semua pihak,"ungkapnya. Seminar Pra Kongres Kebudayaan Madura di Sumenep, pada Rabu (27/07) ini, dengan tema Rekonstruksi Diri Menuju Manusia Madura Yang Lebih Berbudaya, menghadirkan 3 nara sumber. Ketiga Nara Sumber itu adalah Edy Setiawan, SH, Hj. Wafiqoh Jamilah, S.Pd, dan Wiwik Khofifah. ( Nita, Esha )