News Room, Selasa (16/12) Pelaksanaan Puncak Peringatan Hari Menaman Pohon Indonesia (HMPI), Bulan Menaman Nasional (BMN) Dan Pekan Penghijauan Dan Konservasi Alam (PPKA) tahun 2014 yang ditempatkan di Desa Nyabakan Barat Kecamatan Batang-batang beberapa hari lalu, diharapkan dapat lebih menyadarkan masyarakat akan pentingnya tanaman bagi manusia dan lingkungannya. Kepala Desa Nyabakan Barat, Lakso kepada News Room, Selasa (16/12) mengungkapkan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep yang telah memilih Desanya sebagai tempat pencanangan penanaman I milyar pohon, sehingga masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang tua dapat melihat secara langsung kegiatan penghijauan tersebut. “Bahkan, masih ada puluhan hektar milik masyarakat yang siap ditanami pohon jika nantinya ada program penanam lagi di Desa kami,”ungkapnya. Namun, yang jelas untuk bibit pohon yang sudah dilakukan penanaman tahun ini, masyarakat siap menjaga dan memelihara tanaman pohon sebagaimana harapan pemerintah, utamanya yang ditekankan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si pada kegiatan puncak Hari Menanam Pohon, Rabu (10/12) lalu. Ditambahkan, yang terpenting dalam kegiatan menanam pohon tersebut, masyarakat akan mendapat manfaat akan hasil tanaman pada saatnya nanti. Dan yang jelas bisa menghindari berbagai bencana yang diakibatkan lahan gundul, seperti longsong, banjir dan sebagainya. “Mudah-mudahan kegiatan sehari menanam pohon akan bermanfaat bagi anak cucu kita kelak, yang akan mewarisi apa yang dilaksanakan saat ini,”pungkasnya. ( Ren, Esha )