Sumenep-Kominfo News Room : Nilai tukar rupiah diprediksi terus bergerak menguat setelah BI Rate turun hingga 50 basis poin. Pelaku pasar merasa lega setelah penurunan BI Rate ternyata tidak menimbulkan gejolak pada rupiah. Pada perdagangan Rabu (08/11), rupiah dibuka menguat ke level 9.113/9.118 per Dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.123 per Dolar AS. Sementara Dolar AS di pasar global merosot mengantisipasi hasil Pemilu sela pada Selasa 07 Nopember 2006 yang kemungkinan memenangkan Partai Demokrat. Pelaku pasar khawatir jika Partai Demokrat menguasai kongres, akan menyebabkan adanya perubahan dramatis dalam berbagai keputusan. “Dolar sedang melemah, karena sedang ada Pemilu sela ASâ€, ujar Matthew Foster Smith, analis dari Thomson IFR Markets seperti dikutip dari AFP. Tercatat Euro sempat menguat diatas level 1,28 Dolar, sebelum akhirnya ditutup pada level 1,2773 Dolar. Sementara Dolar juga melemah ke level 117,68 Yen dari sebelumnya di level 118,26 Yen. ( detikcom, Esha )