News Room, Senin ( 25/10 ) Sedikitnya 2.000 warga Sumenep, mengikuti Istighotsah dan do’a bersama di Pendapa Agung setempat, pada Senin (25/10) sore, yang diprakarsai oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep. Istighotsah dan do’a bersama ini, dipimpin oleh KH. Jurjis Muzammil dan KH. Imam Hendriyadi. Sekretaris DPC PKB Sumenep, Rusydi, menjelaskan, istighotsah dan doa bersama ini, untuk meminta keselamatan dan kelancaran kepada Allah SWT, terkait kepemimpinan KH. A. Busyro Karim, sebagai Bupati Sumenep periode 2010-2015. “Semoga dengan kepemimpinan Kiyai Busyro, kesejahteraan masyarakat Sumenep tercapai, dan mampu mengemban amanah dengan mewujudkan semua impian yang telah diucapkan saat kampanye, sehingga Sumenep kedepan bisa lebih baik,”kata Rusydi, pada wartawan di Pendapa Agung, Sumenep, Senin (25/10). Selain itu, kata Rusydi, tujuan kegiatan tersebut, sebagai bentuk penampungan terhadap keinginan masyarakat Sumenep. “Karena banyak masyarakat yang minta diundang untuk menyaksikan Kiyai Busyro dilantik. Nah, untuk mensiasati keinginan itulah kami sengaja membuat kegiatan istighotsah dan doa bersama ini, sekaligus menunjukkan lokasi kerja seorang Bupati Sumenep,”ujarnya. Rusydi juga mengungkapkan, demi tercapainya semua impian yang dijanjikan Bupati Sumenep, kedepan PKB siap mengawal roda pemerintahan di Bumi Sumekar ini. “PKB Sumenep, seutuhnya berada digarda paling depan dalam mendukung program pemerintahan tersebut,”ungkapnya. Bupati-Wakil Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si – Ir. H. Soengkono Siddik, S.Sos, M.Si menang dalam Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) setempat tahun 2010, diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). ( Nita, Esha )