Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-11-2008
  • 698 Kali

Respon Masyarakat Terhadap IB Masih Relatif Rendah

News Room, Rabu ( 12/11) Pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB) ternak di Kabupaten Sumenep meski ada peningkatan pada tahun ini, namun ternyata dari sisi pencapaian belum memenuhi target. Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM ketika pembukaan Kontes Ternak di Desa Benaresep Timur Kecamatan Lenteng, Rabu (12/11) mengatakan, pelaksnana program IB hasilnya belum mencapai target, akibat respon masyarakat yang masih kurang, penyebabnya diantaranya terbentur dengan kultur budaya masyarakat yang belum bisa menerima sepenuhnya teknologi IB, pengetahuan dan pendidikan yang masih relatif rendah dan kurangnya tingkat kesadaran masyarakat. Karena itu pihaknya berharap petugas inseminator mempertajam kegiatan sosialisasi, agar terbangun kesadaran masyarakat untuk melakukan IB. ”Yang terpenting, inseminator terus berkiprah dan berupaya, serta jangan mudah menyerah hingga masyarakat mulai sadar dan siap melakukan IB ternaknya dan berkomitemen untuk memberikan pelayanan yang baik,”tegasnya. Bupati menyatakan, Kabupaten Sumenep merupakan daerah dengan populasi sapi terbanyak di Jawa Timur, dimana pada tahun ini mencapai 233.470 ekor. Bahkan, sapi di Sumenep selain unggul dari kwalitas juga dalam hal kwalitas, terbukti, dalam kejuaran Kontes Ternak se Madura di Kabupaten Sampang berhasil meraih prestasi Juara pertama di 6 katagori. Ditempat yang sama Kepala Kantor Peternakan Kabupaten Sumenep, Ir. Edy Sutrisno menyatakan, target IB tahun ini untuk akseptor ternak sebanyak 50.000 dan jumlah kelahiran 7.000 ekor, namun sampai saat ini jumlah akseptornya hanya sebanyak 6.000 dan angka kelahiran hingga bulan ini mencapai 4.348 ekor. Sedangkan pelaksanaan Kontes Ternak tahun ini pesertanya meningkat dibandingkan tahun lalu, pada tahun ini peserta kontes sapi mencapai 115 peserta, sedangkan tahun lalu sebanyak 107 peserta. ( Yasik, Esha )