News Room, Rabu ( 13/01 ) Berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan di beberapa Desa di Kabupaten Sumenep, seperti halnya PNPM Mandiri Perdesaan, Gerdu Taskin Pola Mandiri melalui APBD Kabupaten Sumenep tahun 2009 hingga saat ini, rata-rata terlaksana dengan baik. Meskipun ada sebagian pelaksanaan utamanya untuk kegiatan fisik yang belum tuntas, namun rata-rata sudah mendekati final. Hal tersebut ditegaskan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) Kabupaten Sumenep, Drs. H. Syafi'ie Untung, MM, melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Drs. Munif Hidayat, ketika ditemui news room tadi pagi, Selasa (13/01) di kantornya. Bahkan, dalam kunjungan bersama Komisi D DPRD Sumenep kemarin, untuk kegiatan fisik seperti pembangunan Polindes di Kecamatan Dungkek, pelaksanaannya sudah hampir rampung dan hasilnya cukup memuaskan. "Setidaknya ada beberapa Desa di Kecamatan Dungkek, seperti halnya di Desa Romben Guna, Dungkek dan Desa Bunpenang, pelaksanaannya bahkan melebihi dari target yang ditentukan. Itu semua karena partisipasi masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan sarana di Desanya,"ujar Munif. Karena itu diharapkan, setelah seratus persen pelaksanaan pembangunan berbagai sarana fisik itu sudah bisa difungsikan, masyarakat dapat lebih mudah dalam memperoleh fasilitas seperti yang diharapkan. Misalnya saja, untuk pelayanan kesehatan di daerah yang cukup terpencil sudah bisa terlayani dengan baik di Polindes. Serta fasilitas jalan seperti pengerasan dan pengaspalan sudah mulai menyisir lokasi yang selama ini sulit dilalui sebagai transportasi masyarakat pedesaaan. ( Ren, Adjie )